Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Regional / Benarkah Harta Warisan jadi Motif Pembunuhan Angeline?

Benarkah Harta Warisan jadi Motif Pembunuhan Angeline?

angeline 2

Kasus Angeline kini ramai dibicarakan masyarakat dan menjadi topik hangat pemberitaan media. Angeline yang awalnya dikatakan hilang ternyata ditemukan tewas di area rumahnya sendiri pada Rabu (10/6) silam. Pelaku pembunuhnya adalah mantan pembantu Margriet, Agus.

Pihak kepolisian kini sedang mengusut tuntas kasusnya. Siapakah sebenarnya yang membunuh dan apa motif dibalik pembunuhan terhadap Angeline.

Banyak asumsi dan dugaan yang beredar kalau pembunuhan Angeline ada kaitannya dengan harta warisan.

Menurut Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar mengungkapkan bahwa pembunuhan bocah cantik Angeline dilatarbelakangi oleh pembagian warisan yang dianggap tidak merata.

Salah satu anggota tim pendamping Rosidi dan Hamidah, orang tua kandung Angeline dari P2TP2A, Siti Sapurah, menuturkan kalau nama Angeline dan Margriet Ch Megawe tertera sebagai ahli waris dari mendiang suami Margriet yang berkewarganegaraan asing.

Margriet yang kemudian dinyatakan sebagai tersangka pada kasus penelantaran anak, tertulis dalam akta waris menerima bagian sebanyak 60 persen, sementara sisanya diberikan pada sang anak angkat, Angeline.

Dalam akte waris itu, nama anak kandung Margriet yang merupakan saudara tiri Angeline, Christina dan Yvonne, tidak tercantum sebagai penerima warisan.

“40 persen (warisan) untuk Angeline dan 60 persen Margriet tapi jika dia meninggal (Margrieth) maka 20 persen diberikan pada Angeline. Sedangkan si Yvonne tidak tertera dan si Christina juga tidak masuk di situ (tidak masuk sebagai ahli waris),” ungkap Siti Sapurah atau akrab disapa Ipung.

Dilanjutkan pula olehnya, berawal dari pembagian warisan itu, muncullah konspirasi jahat dari orang terdekat yang akhirnya menyebabkan Angeline meninggal dunia.

“Ada indikasi Angeline sengaja dibunuh, dihilangkan dan dikubur di dalam rumah,” terangnya.

Tim P2TP2A Kota Denpasar sendiri menegaskan kalau pihaknya telah mengantongi bukti berupa surat wasiat dari mendiang suami Margriet.

“Akta wasiat surat wasiat ada, dipegang sama tim,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Denpasar Kombes Agung Made Sudana pernah membantah motif pembunuhan karena soal warisan. “Motif soal warisan tidak ada,” jelas Agung. Polresta Denpasar telah menetapkan Agustinus Tai (25) sebagai tersangka tunggal dalam kasus pembunuhan. Sedangkan Polda Bali menetapkan Margriet sebagai tersangka penelantaran anak.

 

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ketua-pengadilan-agama-kepergok-di-hotel-lagi

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...