Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Politik / Benarkah Parpol Tak Ada Yang demokratis, Banyak Yang Numpang Nama?

Benarkah Parpol Tak Ada Yang demokratis, Banyak Yang Numpang Nama?

parpol

Wakil ketua Panitia Khusus Rancangan Undang-undang Desa Budiman Sujatmiko menuturkan bahwa UU Desa Nomor 6 tahun 2014 adalah usaha pemerintah dalam memajukan infrastuktur, kesejahteraan dan pendidikan di desa.

“Melalui UU ini, kita ingin rakyat menjadi subyek dan tuan atas tanahnya. Hal ini sebagai stimulus bagi mereka untuk membangun desanya di segala bidang,” ujar Budiman dalam diskusi publik bertajuk ‘Dana Desa Untuk Siapa? dalam 70 Tahun HS Dillon’ di Pusat Kebudayaan Prancis, Thamrin, Jakarta Pusat.

Budiman juga menambahkan, banyaknya kritikan atas UU Desa menjadi hal yang biasa. Karena ada peraturan yang sebelumnya ditolak seperti UU Pilkada akhirnya dapat diterima. Ia pun meyakini berbagai kritik sebagai proses pembelajaran bagi tiap desa.

Sementara itu ditempat yang sama, tokoh Indonesia di bidang HAM dan sosial ekonomi, HS Dillon mengatakan,”Dalam membangun kehidupan masyarakat bukan dari sektor wilayah pedesaan tetapi kemandirian rakyat.”

Mereka, sambung Dillon, harus membangun dirinya sendiri. Cara terbaik untuk menjawab tantangan zaman dengan usaha ketahanan dan kedaulatan di bidang ekonomi dan politik.

Dirinya melihat hingga sekarang masih banyak rakyat Indonesia hidup miskin dan menderita dengan tingginya kesenjangan sosial. Usaha pertanian yang diproduksi dalam negeri hanya sebesar 20 persen dan para petani hanya sebagai buruh tani bukan pemilik. Disamping itu, hingga hari ini penduduk Indonesia sebanyak 40 persen hanya memperoleh gaji setaraf USD 2 per hari.

“Para wakil rakyat yang menduduki kursi pemerintahan justru mengambil jarak dengan rakyat dan UU yang mereka buat tidak berpihak kepada publik,” ungkapnya. Bagi Dillon, peraturan yang dibuat pemerintah menjadi terfragmetasi dan menyusahkan rakyat

Partai politik, kata Dillon, enggak ada yang demokratis. Banyak yang menumpang nama. Mereka tidak peduli dan paham keadaan rakyat.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ini-isi-puisi-fadli-zon-untuk-dua-tahun-pemerintahan-jokowi-jk

Ini Isi Puisi Fadli Zon untuk Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, rupanya disambut oleh Wakil Ketua DPR ...