Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Berdasarkan Foto Udara, Kondisi Pesawat Trigana Air Hancur Berkeping-keping

Berdasarkan Foto Udara, Kondisi Pesawat Trigana Air Hancur Berkeping-keping

Foto yang direkam Basarnas pada Senin (17/8/2015) memperlihatkan jejak kecelakaan pesawat Trigana Air ATR 42-300 di kawasan Oksibil, sehari setelah dinyatakan hilang usai lepas landas dari Jayapura.
Foto dari udara yang direkam Basarnas pada Senin (17/8/2015) memperlihatkan jejak kecelakaan pesawat Trigana Air ATR 42-300 di kawasan Oksibil, sehari setelah dinyatakan hilang usai lepas landas dari Jayapura.

Kondisi pesawat ATR 42 Trigana Air IL 267 rute Jayapura-Oksibil, terlihat hancur berkeping-keping saat difoto dari atas pesawat yang mencari lokasi terjadinya tragedi. Hanya serpihan putih yang tampak berserakan di dalam hutan, di sekitar daerah Seram-Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Laporan dari Basarnas, serpihan pesawat dengan nomor registrasi PK YRN itu berada di koordinat 140 29.953E, 04 49 289S. Dugaan sementara, Trigana Air meledak dan hancur di udara. Penyebab tragedi Trigana Air akibat menabrak bukit secara beruntun

“Itu foto keseluruhan badan pesawat yang terlihat. Pesawat diduga menabrak bukit tidak pada satu titik,” kata Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya Kepala Felicianu Hendri Bambang Sulistyo,  seperti dikutip dari JawaPos.com, Senin (17/8).

Akibatnya kata Sulistyo, di sekitar lokasi hutan juga ikut terbakar di areal sekitar 20×100 meter. Dia juga mengatakan, tim sudah menemukan 98 persen badan pesawat.

“Saya tinggal memastikan laporan dari Tim SAR yang menuju dan melihat keadaan pesawat. Besok akan dilanjutkan lagi (pencarian dan evakuasi)  yang akan dibantu dengan 11 pesawat,” pungkas Sulistyo.

Pesawat trigana Air itu berangkat dari bandara Sentani menuju Oksibil Minggu 16 Agustus dengan membawa 49 penumpang dan lima awak pesawat. Empat dari penumpang itu adalah staf PT Pos Negara yang ditugaskan membawa uang tunai Rp 6,5 miliar sebagai dana kompensasi BBM untuk masyarakat Papua di pedalaman.

Selain itu, terungkap pula kalau penumpang yang lain, bernama  John Gasper membawa uang tunai senilai Rp 27 miliar. John adalah staf Humas DPRD Pegunungan Bintang diminta yang oleh pimpinannya disuruh membawa uang tunai didampingi lima orang kepala kampung dari Jayapura menuju Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. Rencananya uang tersebut akan dipakai untuk perayaan HUT Kemerdekaan di Kabupaten Pegunungan Bintang.- ant

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...