Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Berikut Ini adalah Kronologi Penangkapan Anggota DPR RI Putu Sudiartana oleh KPK

Berikut Ini adalah Kronologi Penangkapan Anggota DPR RI Putu Sudiartana oleh KPK

Putu Sudiartana

 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) total menangkap 6 orang dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) terhadap anggota Komisi III DPR Putu Sudiartana. Penangkapan itu dilakukan sejak Selasa (28/6) sore.

“Total yang ditangkap adalah 6 orang,” ujar Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (29/6).

Putu ditangkap sebab sudah menerima suap dari pengusaha untuk mengamankan proyek pembangunan 12 jalan di Sumatera Barat. Adapun nilai total proyek yang diamankan Putu adalah Rp 300 miliar.

Berikut ini kronologi penangkapan Wabendum Partai Demokrat tersebut:

– Selasa (28/6) pukul 18.00 WIB
Tim KPK mendatangi rumah Novianti yang adalah sekretaris Putu. Di rumah yang berada di Petamburan tersebut, KPK menangkap Novianti dan suaminya.

“Keduanya lalu dibawa ke kantor untuk diperiksa,” papar Basaria

– Selasa (28/6) pukul 21.00 WIB
Tim KPK kemudian mendatangi rumah Putu Sudiartana di komplek perumahan DPR di Ulujami. Putu pun langsung dibawa menuju gedung KPK.

– Selasa (28/6) pukul 23.00 WIB
Tim ada yang sudah melakukan pengintaian di Padang, Sumatera Barat. Di Padang, KPK menangkap 2 orang yakni YA (Yogan) yang adalah pengusaha dan SPT (Suprapto) yang merupakan Kadis PU Sumbar. Keduanya langsung dibawa ke Polda Sumbar untuk diperiksa.

– Rabu (29/6) pukul 03.00 WIB
Penyidik KPK pun juga bergerak ke Tebing Tinggi, Sumbar. Di tempat ini diamankan orang kepercayaan Putu yang bernama SHM atau SUH .

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...