Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Dunia / Berikut ini Kronologi Soal Insiden penembakan di klub gay Orlando AS

Berikut ini Kronologi Soal Insiden penembakan di klub gay Orlando AS

polisi-as-tembak-mati-pelaku-penyerangan-klub-gay-nzy

Seperti diketahui penembakan massal terburuk sepanjang sejarah Amerika Serikat menimpa Kota Orlando, Minggu (12/6) dini hari. Sebanyak 50 orang tewas, sementara 53 lainnya luka-luka selepas seorang pria menyerbu kelab malam ‘Pulse’ yang menjadi lokasi berkumpulnya komunitas gay Orlando.

NPR, merangkum kronologi lengkap yang berhasil dikumpulkan oleh Kepolisian Orlando serta Biro Investigasi Federal (FBI).

Insiden ini sendiri dimulai sekitar pukul 02.02 waktu setempat. Omar Mateen (29), masuk ke pelataran Pulse. Dia bergegas menembaki orang-orang di ruang dansa. Pelaku membawa senapan mesin jenis AR15, pistol, serta ratusan amunisi.

Ketika serangan itu terjadi, diperkirakan 320 orang sedang berada dalam kelab malam. Beberapa menit selepas penembakan dimulai, pengunjung Pulse mulai menghubungi polisi. Beberapa dari mereka juga meminta bantuan melalui postingan sosial media.

Polisi pun tiba 30 menit kemudian. Ketika Mateen sudah menyandera beberapa orang di dalam gedung. Kepolisian Orlando kemudian mengerahkan tim SWAT.

Tembak menembak terjadi pukul 03.30 waktu setempat. Kepala Polisi Orlando, John Mina, memamaprkan kalau Mateen sempat keluar gedung menembaki polisi.

Usai beberapa kali menyerang polisi, dia kembali ke dalam gedung. Pukul 04.30, tim SWAT beranggotakan delapan orang menerobos klub gay ‘Pulse’. Pukul 05.00 petugas berhasil menembak mati pelaku.

“Berkat keputusan menerobos masuk, petugas berhasil menyelamatkan 30 sandera di dalam gedung,” ujar Mina.

Imbas dari tembak menembak serta operasi penyelamatan sandera, seorang petugas tertembak di bagian helmnya.

Tetapi, temuan petugas mengejutkan. Pada awalnya ada laporan 20 orang terluka, ternyata korban tewas sangat banyak. Di dalam gedung polisi dan tim paramedis menemukan 50 jenazah, belum termasuk pelaku.

Gubernur Florida Rick Scott kemudian mengumumkan darurat sipil di wilayahnya sampai investigasi polisi dituntaskan. Presiden Barack Obama pun sudah menyatakan duka cita atas jatuhnya korban dalam penembakan massal ini.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

permainan-game-di-korea

Bintang Tamu Ini Bercinta di Depan Penonton Saat Siaran Langsung

Sebuah video merekam aksi dua bintang tamu berbaring di lantai di sebuah studio TV saat ...