Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Berikut Ini Penjelasan Luhut Pandjaitan, Soal Namanya disebut di Panama Papers

Berikut Ini Penjelasan Luhut Pandjaitan, Soal Namanya disebut di Panama Papers

luhut89

 

Menko Polhukam Luhut Pandjaitan memberi penjelasan tentang Panama Papers. Luhut memberi respons atas pemberitaan di Majalah Tempo edisi 25 April- 1 Mei 2016. Luhut mengaku tidak pernah memilki perusahaan cangkang Mayfair di luar negeri yang melibatkan namanya dalam dokumen “The Panama Papers”.

“Saya tidak pernah terlibat, saya tidak tahu perusahaan Mayfair,” ujar Luhut di Kementerian Politik Hukum dan Keamanan, Jakarta, Senin (25/4) seperti dilansir Antara.

Mengutip Tempo, media yang melakukan investigasi soal dokumen Panama Papers itu, nama Luhut tercantum sebagai Direktur Mayfair International Ltd, yang didirikan pada 29 Juni 2006. Di dalam dokumen Panama Papers, nama pemilik Mayfair adalah dua perusahaan PT Persada Inti Energi dan PT Buana Inti Energi.

“Sewaktu diwawancara oleh mereka, saya baru mengetahui perusahaan tersebut berdiri pada 2006, kenyataannya pada tahun itu saya belum memilki uang, jadi untuk apa saya mendirikan persahaan cangkang seperti itu,” jelasnya.

Ditambahkan oleh Luhut, bisa saja perusahaan itu dibuat tanpa sepengetahuannya, karena dalam membuat perusahaan cangkang seperti itu tidak diperlukan tanda tangannya.

Luhut juga mengaku tidak tahu PT Persada Inti Energi dan PT Buana Inti Energi, oleh sebab itu perusahaan tersebut tidak ada dalam laporan LHKPN.

“Tidak pernah ada dalam LHKPN karena saya tidak merasa memilki atau menjadi bagian dari perusahaan itu, selain itu saya tidak pernah menerima apapun dari perusahaan tersebut,” paparnya.

Luhut mengungkapkan kalau dirinya adalah pembayar pajak setia, dia tidak memilki niat untuk tidak membayar pajak.

“Saya selalu berusaha untuk disiplin membayar pajak, dari perusahaan saya Toba Bara Sejahtera dan anak perusahaanya, dari 2010 hingga 2015 sudah lebih dari 300 juta dollar pajak dan royalti dibayarkan ke negara,” terang Luhut.

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...