Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Makam Adolf Hitler di Surabaya Kembali Mengemuka, Ini Komentar Walikota

Makam Adolf Hitler di Surabaya Kembali Mengemuka, Ini Komentar Walikota

Berita Makam Adolf Hitler di Surabaya Kembali Mengemuka, Ini Komentar Walikota

Makam Hitler di Surabaya Kembali Mengemuka, Ini Komentar Walikota. Berita Adolf Hitler yang konon meninggal dan dikubur di Surabaya, sebenarnya bukan hal baru. Pasalnya diera 80an sempat muncul kabar bahwa Adolf Hitler meninggal, sekaligus terdapat kuburannya di kota pahlawan Surabaya.

Pada tahun 1983 harian Pikiran Rakyat memuat artikel yang ditulis dr Sosrohusodo, dokter lulusan Universitas Indonesia yang pernah bertugas di kapal yang dijadikan rumah sakit bernama ‘Hope’ di Sumbawa Besar. Dia menceritakan pengalamannya bertemu dengan dokter tua asal Jerman bernama Poch di Pulau Sumbawa Besar tahun 1960.

Poch adalah pimpinan sebuah rumah sakit terbesar di pulau tersebut. Klaim yang diajukan dr Sosrohusodo jadi polemik. Dia mengatakan dokter tua asal Jerman yang dia temui dan ajak bicara adalah Hitler di masa tuanya. Sosro juga mengaku memperoleh informasi dr Poch meninggal di Surabaya pada 15 Januari 1970 pukul 19.30 di Rumah Sakit Karang Menjangan Surabaya karena serangan jantung, dalam usia 81 tahun.

Dia dimakamkan sehari kemudian di daerah Ngagel. Di negara asalnya, kematian Hitler masih jadi teka-teki. Ia diyakini tewas bunuh diri di sebuah bunker di Berlin pada 30 April 1945. Namun seperti ditayangkan History Channel Documentary, tengkorak yang diyakini milik sang fuhrer Hitler yang disimpan Rusia bukan milik pemimpin Nazi tersebut melainkan tengkorak perempuan berusia di bawah 40 tahun.

Penemuan ini, menguatkan kembali teori konspirasi bahwa Hitler tidak mati pada 1945. Dia diduga melarikan diri dan mati di usia tua. Sejumlah teori beredar soal dimana kematian Hitler. Ada yang mengatakan ia meninggal di Argentina, Brazil, Amerika Selatan, bahkan Indonesia. Kematian tokoh bergelar Fuhrer und Reichskanzler itu, memang sampai saat ini masih misteri.

Hitler sendiri pada masa Perang Dunia II dikenal sebagai politisi Jerman dan Ketua Partai NAZI atau Nationalsozialistische Deutsche Arbeiterpartei (NSDAP dalam Bahasa Jerman), Partai Pekerja Jerman Sosialis Nasional. Politisi kelahiran Austria ini, pernah menjabat Kanselir Jerman pada 1933 sampai 1945 dan menjadi diktator Jerman dengan bergelar Fuhrer und Reichskanzler sejak Tahun 1934 sampai 1945.

Hitler menjadi tokoh utama NAZI, Perang Dunia II di Eropa, dan Holocaust. Hitler adalah veteran Perang Dunia I dengan banyak gelar. Ia bergabung dengan Partai Pekerja Jerman (pendahulu NSDAP) pada tahun 1919 dan menjadi ketua NSDAP tahun 1921. Tahun 1923, ia melancarkan kudeta di Munich yang dikenal dengan peristiwa Beer Hall Putsch.

Kudeta yang gagal tersebut berujung dengan ditahannya Hitler. Di penjara Hitler menulis memoarnya, Mein Kampf (perjuanganku). Setelah bebas Tahun 1924, Hitler mendapat dukungan rakyat dengan mengecam Perjanjian Versailles dan menjunjung Pan-Jermanisme, antisemitisme, dan anti-komunisme melalui pidatonya yang karismatik dan propaganda Nazi.

Setelah ditunjuk sebagai kanselir pada tahun 1933, ia mengubah Republik Weimar menjadi Reich Ketiga, sebuah kediktatoran satu partai yang didasarkan pada ideologi Nazisme yang totalitarian dan otokratik.

Di lain pihak Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku bingung menerima informasi kalau pendiri Partai NAZI, Adolf Hitler dimakamkan di Surabaya Jawa Timur. Makam tokoh diktator asal Jerman di masa Perang Dunia II itu disebut-sebut berada di sebelah barat pusara Soetomo atau Bung Tomo, tokoh Perang 10 November 1945 di Surabaya.

Kata Risma di pusara yang diduga tempat persemayaman Hitler itu, tertulis nama dokter Pooh asal Jerman yang setelah ditelusuri adalah dokter yang pernah bertugas di RSUD dr Sutomo Surabaya. Wali kota perempuan pertama di Kota Pahlawan ini mengaku, menerima informasi keberadaan yang disinyalir milik Hitler itu dari seseorang yang dipanggilnya dengan Cak Nun.

Ada yang ngasih tahu saya, tepatnya orang itu adalah Cak Nun. Cak Nun itu yang ngasih tahu apa ada dokter asal Jerman yang meninggal dan dimakamkan di Ngagel?” ungkap Risma di sela menghadiri acara HUT ke 9 salah satu media online di Surabaya, Rabu (1/4/15).

Setalah dapat informasi itu, kita langsung cari tahu dengan mendatangi langsung lokasi dan mencari makamnya. Ternyata memang ada. Dia itu dokter di rumah sakit dokter Sutomo. Di situ ditulis dengan nama dr Pooh” tambahnya.

Terkait kebenaran makam Hitler di Ngagel itu, Risma tidak berani memastikannya. “Kalau soal data atau catatan kematian makam itu, kita sudah ada, tapi belum kita teliti, apa benar itu makam Hitler atau memang makam dokter Pooh asal Jerman” pungkasnya.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...