Home / Berita / Nasional / Berita Satu Keluarga Tewas Terbakar di Hotel, Gegerkan Warga Denpasar Bali

Berita Satu Keluarga Tewas Terbakar di Hotel, Gegerkan Warga Denpasar Bali

Berita Satu Keluarga Tewas Terbakar di Hotel, Gegerkan Warga Denpasar Bali

Berita mengenai satu keluarga yang tewas terbakar di satu kasur kamar 221 Hotel Tower Klungkung Denpasar Bali pada Jumat (23/1/2015), menggegerkan masyarakat. Menurut keterangan yang berhasil dihimpun, semua jenazah belum diotopsi karena masih menunggu instruksi dari aparat kepolisian.

Daftar nama korban satu keluarga yang tewas terbakan di kamar hotel di Denpasar Bali adalah I Gusti Bagus Karpica (32), I Gusti Ayu Respatiani (29), Gusti Bagus Narindra Kresna (6), Gusti Alit Satria Wedana (4) dan Gusti Ayu Santi Jayanti.

Belum dilakukan otopsi karena masih menunggu perintah dari penyidik kepolisian. Kalau diotopsi nanti juga harus izin pihak keluarga” ungkap Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, Dudut Rusyadi pada Sabtu (24/1/2015).

Sementara itu seperti yang dilansir Kompas, di RSUP Sanglah suasana duka menyelimuti keluarga korban yang tengah menunggu. Keluarga korban juga menunggu sampai proses penyidikan dilakukan oleh Polres Klungkung.

Karpica dan keluarganya diketahui menginap sejak hari Kamis lalu, diduga Karpica sekeluarga bunuh diri dengan membakar diri. Motif masih belum resmi dinyatakan pihak berwajib. Di lain pihak paman korban, I Gusti Nengah Gredek cukup kaget saat mendengar insiden ini.

Informasinya, petugas hotel waktu buka kamar sudah melihat semuanya dalam kasur menjadi satu” ungkap I Gusti Nengah Gredek, seperti yang dilansir Sindonews.

Korban baru diketahui tewas seluruhnya menumpuk dalam satu kasur hangus terbakar  sekitar pukul 07.00 Wita, Jumat (23/1/2015). “Kami tidak menyangka, kalau terbakar di kamar itu kenapa hanya kasurnya saja yang hangus terbakar. Semuanya terpanggang” tambahnya sambil menangis.

Kedatangan korban dari Karangasem menginap di hotel, untuk tujuan menghadiri acara saudara sepupunya yang akan menikah pada 25 Januari 2015. “Dia mau menghadiri anak saya nikah, tapi malah terjadi seperti ini” pungkasnya.

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...