Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Ibu Kota / Blusukan ke Kota Tua, Sandiaga Uno Disoraki!

Blusukan ke Kota Tua, Sandiaga Uno Disoraki!

“Eh itu penggantinya Ahok ya? Gubernur baru?” kata salah seorang warga menyambut kedatangan Sandiaga Uno.

Blusukan ke Kota Tua, Sandiaga Uno Disoraki!

Seperti yang diketahui jika Sandiaga Uno blusukan ke kawasan Kota Tua, Minggu (17/7/2016). Mengajak belasan relawan dan tim kampanyenya, Sandiaga naik bus transjakarta menuju ke Kota Tua. Ramainya rombongan Sandi menarik perhatian pengunjung lainnya.

“Eh itu penggantinya Ahok ya? Gubernur baru?” kata salah seorang warga menyambut kedatangan Sandiaga Uno.

“Ganti Ahok!” tambah yang lainnya.

“Ahok ganti, kami dukung yang mau menata PKL! Daripada sekarang kami dikejar-kejar Satpol PP” ujar yang lainnya.

Mereka yang bersalaman dengan Sandiaga mengeluhkan usaha mereka yang tidak menentu karena ancaman penggusuran. Mereka berjualan macam-macam mulai dari kacamata, perhiasan, aksesoris ponsel, hingga jasa ramalan tarot. Sandiaga yang sibuk menyapa, hanya tersenyum mengamini doa para PKL Kota Tua.

Sandiaga pun menanggapi para pedagang yang mendoakan agar dirinya menjadi gubernur, dengan berterima kasih. Para PKL pun memuji Sandiaga yang turun ke warga dan tidak seperti AHok yang dianggap abai kepada pedagang. Sandi menilai permasalahan PKL di Kota Tua dapat diatasi jika dipimpin dan diatur dengan baik.

“Kalau ditata pendapatannya bisa naik tiga kali lipat. Kuncinya leadership, bagaimana mengatur PKL supaya lebih terberdayakan. Supaya semuanya merasakan kalau PKL itu jadi tulang punggung dan urat nadi perekonomian” ungkap Sandiaga Uno.

Below Article Banner Area

Baca Juga

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...

One comment

  1. bang sandi sukses merangkul semua golongan, saya yakin bisa jadi DKI 1