Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Ibu Kota / Budi Gunawan Dilantik Jadi Wakapolri Secara Tertutup, Dampingi Badrodin Haiti

Budi Gunawan Dilantik Jadi Wakapolri Secara Tertutup, Dampingi Badrodin Haiti

Budi GUnawan Dilantik Jadi Wakapolri

Budi Gunawan Dilantik Jadi Wakapolri. Berita mengejutkan datang dari Kepolisian Republik Indonesia. Pasalnya Komisaris Jenderal Budi Gunawan yang sempat batal menjadi Kapolri, menurut kabar telah dilantik sebagai Wakapolri.

Sebelumnya komisioner Kompolnas, Edi Syahputra Hasibuan mengatakan belum menerima undangan soal pelantikan. Bahkan ia menyatakan Kapolri belum memilih bakal wakilnya itu. “Belum ada nama, siapa yang mau dilantik” ujar Edi.

Di tempat lain Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Sutiyoso mengatakan Komisaris Jenderal Budi Gunawan akan dilantik esok menjadi Wakil Kepala Kepolisian RI. “Saya dengar mau dilantik tanggal 23. Tanggal 23 itu kapan? Besok” ujar Sutiyoso sebelum upacara pembukaan peringatan 60 tahun Konferensi Asia-Afrika di Jakarta Convention Center.

Meski mengetahui bahwa Budi Gunawan akan dilantik esok, Sutiyoso mengaku belum mendapat undangan resmi dari Istana. Terpilihnya Budi Gunawan sebagai Wakapolri, ucap Sutiyoso merupakan hasil proses internal yang melibatkan Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti).

Di sana itu kan ada Wanjakti, forum resmi di institusi militer dan kepolisian. Mereka yang menilai siapa yang layak dipromosikan sebagai Wakapolri” tegasnya.

Sutiyoso menegaskan bahwa tidak ada masalah dari segi hukum dengan terpilihnya Budi Gunawan sebagai Wakapolri. Menurut dia putusan praperadilan yang memenangkan Budi Gunawan menjadi bukti bahwa tidak ada masalah dari sisi hukum untuk memilih Budi sebagai Wakapolri.

Jadi dari hukum tidak ada masalah. Dari Wanjakti tidak ada masalah” katanya.

Budi Gunawan Dilantik Jadi Kapolri secara Tertutup

Dilantiknya Budi Gunawan sebagai Wakapolri akhirnya terkuak dari Komisioner Komisi Kepolisian Nasional, M Nasser. Hanya saja dirinya mengkritik prosesi pelantikan Wakil Kepala Kepolisian Komisaris Jenderal Budi Gunawan yang dilakukan secara tertutup.

Menurut Nasser sejak awal rencananya pelantikan memang digelar secara tertutup. “Namun justru itu menimbulkan kesan tidak terbuka bagi publik” ungkap Nasser kepada wartawan usai menghadiri prosesi pelantikan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Rabu (22/4).

Nasser berpendapat seharusnya prosesi tidak dilakukan dengan cara tertutup. Pasalnya tak perlu ada yang disembunyikan dari pelantikan ini. “Biasa saja harusnya terbuka” tambahnya.

Kepada media, Nasser kemudian mendeskripsikan kalau ruangan tempat pelantikan Komisaris jenderal Budi Gunawan sangat terbatas. Turut hadir dalam prosesi, katanya hanya ada beberapa perwakilan saja.

Ruangan terbatas, yang hadir hanya perwakilan. Yang bintang tiga. Ditambah bintang dua lima orang dan beberapa pejabat asisten” katanya.

Menurut Nasser mendadaknya prosesi pelantikan Wakapolri ini dilakukan lantaran keterbatasan waktu yang dimiliki Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Selain proses pelantikan, dilakukan juga serah terima Kepala Lembaga Pendidikan Kepolisian dari Komisaris Jenderal Budi Gunawan ke Inspektur Jenderal Syarifudin.

Sementara itu juru bicara Mabes Polri, Inspektur Jenderal Anton Charliyan menilai bahwa apa yang dilakukan oleh kepolisian bukan bermaksud untuk menutupi dari publik. Namun prosesi dan tahapan pemilihan di Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tertinggi sudah menjadi kesepakatan bersama untuk dilakukan secara tertutup.

Sidang wanjakti itu rahasia. Waktunya tempatnya rahasia. Jadi mohon dihormati” ungkap Anton kepada wartawan.

Komisaris Jenderal Budi Gunawan resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Polri. Kapolri Jenderal Badrodin Haiti sudah melantik Budi, Rabu (22/4) siang ini di Ruang Rapat Utama Mabes Polri Jakarta.

Pelantikan dilakukan secara tertutup dan singkat. Kepala Divisi Humas Inspektur Jenderal Anton Charliyan mengatakan, usai dilantik Budi langsung menuju lantai atas gedung utama Mabes Polri.

Bahkan pejabat utama Mabes Polri tidak diperkenannya mempublikasikannya ke awak media. “Pejabat publik di Polri yang boleh ngomong cuma Humas” kata Anton.

Pelantikan menurutnya dimulai kurang dari pukul 14.00 WIB. Namun sekitar pukul 14.10 WIB, Anton sudah keluar dari ruang pelantikan dan memberikan keterangan pada wartawan.

Below Article Banner Area

Baca Juga

ada-demo-4-november-ini-reaksi-ahok

Ada Demo 4 November, Ini Reaksi Ahok

“Saya kira setiap institusi negara punya tanggung jawab masing-masing” kata Ahok. Menurut rencana ribuan massa ...