Home / Berita / Politik / Budi Gunawan Jadi Calon Wakapolri, Ini Komentar Jimly Asshiddiqie & Syafii Maarif

Budi Gunawan Jadi Calon Wakapolri, Ini Komentar Jimly Asshiddiqie & Syafii Maarif

Budi Gunawan

Budi Gunawan, Wakapolri, Jimly Asshiddiqie, Syafii Maarif. Setelah Badrodin Haiti dilantik sebagai Kepala Polri (Kapolri), lantas siapakah yang kelak akan menjadi wakil Kapolri? Beberapa nama sempat muncul kepermukaan, salah satunya adalah Komisaris Jenderal Budi Gunawan. Namun  bagaimana komentar Jimly Asshiddiqie & Syafii Maarif menanggapi kemungkinan Budi Gunawan sebagai Wakapolri?

Jimly Asshiddiqie rupanya meminta Polri tidak membuat masalah baru dengan memilih Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai wakil kepala Polri. Menurut Jimly masalah yang ada di Polri seharusnya sudah usai dengan dilantiknya Komisaris Jenderal Badrodin Haiti sebagai Kepala Polri.

Jangan dipersulit dengan tambah masalah lagi” ungkap Jimly, Minggu (19/4/2015).

Menurut Jimly, Presiden Joko Widodo dan Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) Polri harus peka terhadap perasaan publik atas seluruh polemik yang terjadi saat Budi Gunawan dicalonkan sebagai kepala Polri. Meski penetapan tersangka Budi oleh KPK sudah dibatalkan praperadilan, perdebatan yang sempat terjadi di publik harus dipertimbangkan.

Saat ini yang penting itu konsolidasi dan pemulihan kepercayaan publik” tambahnya seperti yang dilansir Kompas.

Jimly enggan memberikan masukan mengenai kriteria ataupun nama lain yang tepat untuk mengisi kursi wakil kepala Polri selain Budi Gunawan. Dia menilai pengosongan kursi wakil kepala Polri adalah solusi yang paling mungkin jika memang tak ada perwira tinggi bintang tiga atau dua yang tepat untuk mengisi jabatan tersebut.

Serahkan saja kepada Presiden dan Wanjakti. Kalau tidak ada, kosong juga tidak apa-apa. Yang penting jangan menjadikannya jabatan politik” pungkasnya.

Di lain pihak Syafii Maarif menilai jika Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) Polri harus memilih calon terbaik untuk posisi wakil kepala Polri. Hal tersebut disampaikan Syafii saat ditanya mengenai kemungkinan dicalonkannya Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai wakil kepala Polri mendampingi Komjen Badrodin Haiti.

Pilih orang yang tidak bikin heboh lagi republik ini” ungkap Syafii Maarif, Minggu (19/4/2015).

Dia mengatakan Wanjakti harus memilih calon wakil kepala Polri dengan mempertimbangkan aspirasi publik. Jika publik memang menganggap Budi Gunawan bermasalah karena sempat ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh KPK, Wanjakti harus mencari nama lain.

Kendati demikian, Syafii enggan memberikan masukan nama lain yang dianggapnya pantas menjadi wakil kepala Polri. Dia tetap menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Wanjakti yang memiliki wewenang.

Kan jenderal bintang dua dan tiga masih banyak di kepolisian. Carilah calon yang tak bikin heboh” tegasnya.

Baca Juga

Pilgub DKI 2017, PPP Pecah Jadi Tiga!

PPP pecah menjadi tiga bagian sehingga mendukung semua calon yang maju di Pilgub DKI 2016. ...