Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bisnis / Bunga Deposito Bank BUKU I Cenderung Turun

Bunga Deposito Bank BUKU I Cenderung Turun

Untuk meningkatkan nilai NIM (Net Interest Margin) dan memperkecil tekanan biaya dana beberapa bank dalam kelompok BUKU I dengan modal inti dibawah Rp 1 triliun mulai menurunkan tingkat suku bunga depostio.

Secara umum Bank dalam BUKU I komposisi dana pihak ketiga masih didominasi oleh simpanan berjangka atau deposito karena jaringan bank-bank BUKU I belum banyak tersebar dan belum memiliki produk simpanan yang lengkap demikian penjelasan Direktur Utama PT Bank Ina Perdana Tbk Edy Kuntardjo kepada Harian Bisnis Indonesia.

PT. Bank Ina Perdana melakukan penurunan bunga depostio sebesar 25 basis poin setiap bulan dan mulai turun sejak dua bulan yang lalu, tujuannya untuk memperkecil tekanan biaya dana (cost of fund).

Edy menyebutkan sekitar 80% himpunan DPK perseroan merupakan dana deposito. Suku bunga depostio yang diturunkan di atas Rp 2 miliar. Saat ini, suku bunga depostio Bank Ina Perdana untuk simpanan jumbo sekitar 9,75%.

Jika mengacu pada ketentuan LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) maka suku bunga tersebut di atas suku bunga penjaminan LPS yaitu sebesar 7,75 % sehingga dana nasabah tidak dijamin oleh LPS

NIM (Net Interest Margin) emitmen berkode saham BINA ini telah mengalami peningkatan, setelah memulai melakukan penurunan tingkat suku bunga deposito.

Berdasarkan laporan keuangan persero per Maret 2015, Bank Ina Perdana berhasil menghimpun giro senilai Rp 91,80 miliar, tabungan senilai Rp 130,79 miliar dan deposito senilai Rp 1,39 triliun. Pendapatan bunga tercatat Rp 52,22 miliar dan beban bunga senilai Rp 35,27 miliar.

Senada, Direktur Kepatuhan PT Bank Yudha Bhakti Tbk Lim Wardiman mengatakan sekitar 90% DPK perseroan merupakan simpanan berjangka. Untuk mengurangi biaya dana, emitmen yang mulai melantai di bursa efek pada awal tahun ini telah melakukan penurunan suku bunga depostio sejak 3 hingga 4 bulan yang lalu.

“Kami menurunkan suku bunga deposito kami dikisaran 0,25% hingga 0,35%. Alhamdulillah sudah ada perbaikan NIM dibanding akhir tahun lalu,’’ujarnya.

Berdasarkan website perseroan, suku bunga deposito berjangka BBYB tercatat sebesar 7,75% untuk simpanan dengan jangka waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan. Per Mei 2015, Lim menuturkan, margin bunga bersih perseroan mencapai 5,7%.

Adapun berdasarkan laporan keuangan kuartal I/2015 Bank Yudha Bhakti berhasil menghimpun dana senilai Rp 2,21 triliun dengan rincian simpanan giro senilai Rp 121,63 miliar, tabungan senilai Rp 129,04 miliar dan deposito senilai Rp 1,96 triliun.
Sumber : Harian Bisnis Indonesia

Below Article Banner Area

Baca Juga

amnesti_pajak889

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...