Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Buntut Bentrok Anggota TNI – Polri di Polma, Pangdam dan Kapolda Tenangkan Anggotanya

Buntut Bentrok Anggota TNI – Polri di Polma, Pangdam dan Kapolda Tenangkan Anggotanya

lokasi bentrok anggota TNI dan Polri di Polma, Sulselbar
lokasi bentrok anggota TNI dan Polri di Polma, Sulselbar

Pangdam VII Wirabuana Mayjen Bachtiar dan Kapolda Sulselbar Irjen Pol Anton Setiadji langsung ke Polewali Mandar (Polma), Sulawesi Barat (Sulbar), Minggu (30/8/2015) petang. Kedua pimpinan tertinggi TNI dan Polri di Sulselbar itu ke Polman menyusul terjadinya bentrokan puluhan tentara dan polisi di sebuah arena road race di Kelurahan Manding, Polman, Minggu (30/8) sore.

Seorang anggota TNI dikabarkan tertembak dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Polewali Mandar. Selain itu, 4 sepeda motor dan sebuah mobil polisi dibakar.

Seperti diberitakan sebelumnya, bentrok antara TNI dan Polri kembali pecah. Kali ini kericuhan terjadi di Kelurahan Manding, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Minggu (30/8/2015) sore. Dari insiden tersebut, seorang anggota TNI dikabarkan tertembak dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Polewali Mandar. Selain itu, empat sepeda motor dan sebuah mobil polisi dibakar.

Bentrokan itu dipicu kesalahpahaman. Dari informasi yang dihimpun, sejumlah anggota Kodim 1401/Majene sedang menonton balapan di sirkuit permanen Sport Center Polman. Saat itu Praka Laksmono (34) yang merupakan anggota TNI Dim 1401/Majene,  menonton balapan dengan kru MMS Racing Team Majene, Umar (27), warga BTN Linomaloga, Kelurahan Talumu, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene

Salah satu rekan Praka Laksmono anggota team kru MMS racing Team Majene terkena tongkat anggota Patroli bermotor (Patmor) polisi sehingga hampir terjatuh di parit. Praka Laksmono tidak terima dan menghampiri anggota patmor dan menyampaikan, “Jangan begitu pak saya juga anggota” kata sumber menirukan kalimat Praka Laksmono.

Tidak terima, beberapa anggota patmor Res Polman yang melihat kejadian tersebut tidak terima dan mengeroyok Praka Laksmono. Suasana sempat kisruh, karena Praka Laksmono melawan. Merasa posisinya sulit, ia berencana mengajak temannya yang lain.

Pada pukul 14.30 wita Kapolres Polman AKBP Agoeng Adi Koerniawan tiba di lokasi untuk mendamaikan kedua belah pihak. Hadir pula di lokasi itu Pasi Ops Dim 1402/Polmas Kapten In Martani, kedua belah pihak dapat menerima dan saling memaafkan.

Namun ternyata damai tersebut tidak berlangsung lama. Kericuhan terjadi lagi sebagai dampak pengeroyokan Praka laksmono. Sekitar pukul 16.00 wita, suasana balapan motor road race di lapangan pacuan kuda Manding, Polewali Mandar semula berjalan tertib berubah menjadi mencekam.

Anggota TNI bernama Prajurit Dua Yuliadi, yang merupakan anggota Kodim 1401/Majene, tiba-tiba terkapar setelah sebelumnya terdengar suara letusan senapan.

“Prada Yuliadi terkena tembakan di bagian perut. Saat ini kapolres sudah di TKP untuk mengamankan situasi. Saat ini anggota tersebut meninggal dunia,” kata sumber tersebut.

Sejak itu situasi menjadi kacau.  Sekelompok anggota TNI yang tidak menerima temannya di tembat,  balik membalas dengan menyerbu kawanan polisi yang ada di sana. Satu mobil polisi dibakar beserta empat sepeda motor.  Bentrok itu membuat ratusan penonton kelabakan, apalagi suara tembakan terus menyalak.  Massa berhambuan ke sana -sini untuk menyelamatkan diri. – Tri/jp/kom

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...