Home / Berita / Politik / Calon Kepala Daerah asal PKB diharapkan Buat Kontrak Politik Dengan NU

Calon Kepala Daerah asal PKB diharapkan Buat Kontrak Politik Dengan NU

24234-pkb-pilkada-serentak-dpw-jatim-pilih-koalisi

Pilkada Serentak bulan Desember 2015 semakin dekat. Sejumlah parpol telah ambil ancang-ancang menyambut pilkada serentak. Ada yang menyiapkan calon kepala daerah yang akan diusung, ada pula yang membuat aturan dan syarat bagi calon kepala daerah.

Salah satunya adalah DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur. Parpol ini mewajibkan calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah yang akan diusung PKB dalam Pilkada serentak membuat kontrak politik dengan Nahdlatul Ulama (NU). Pasalnya, mayoritas konstituen PKB adalah jemaah Nahdliyin.

“Kontrak komitmen cakada dan cawakada yang diusung PKB harus membuat kontrak komitment dengan NU, dan nantinya juga harus dilaporkan ke DPW PKB Jatim,” ungkap Sekretaris DPW PKB Jawa Timur, Thoriqul Haq di kantor DPW PKB Jawa Timur, Jalan Ketintang, Surabaya.

Menurut Thoriqul, kontrak komitmen dengan NU itu diperlukan karena PKB merupakan anak dari NU. “Kami berharap pasangan cakada dan cawakada dari PKB jika menang dalam Pilkada nantinya lebih memprioritaskan apa yang tengah diperjuangkan NU di daerahnya masing-masing,” pinta Thoriq.

Thoriq melihat bahwa sebagian besar warga NU masih hidup miskin. Sehingga program pemberdayaan ekonomi kerakyatan diharapkan bisa memprioritaskan masyarakat NU yang masih miskin.

“Saya yakin jika warga NU ekonominya diberdayakan maka jumlah kemiskinan pun akan berkurang signifikan,” katanya.

Untuk Pilkada serentak sendiri, saat ini DPW PKB Jawa Timur belum melakukan pemetaan, kira-kira daerah mana saja berpotensi kemenangan yang akan diraih pasangan cakada dan cawakada yang diusung PKB.

Paling tidak, kata Thoriq, kami optimis menang di Banyuwangi, Sitobondo, Pasuruan,Sumenep, Trenggalek, Ponorogo maupun Sidoarjo, karena yang didukung PKB adalah calon incumbent.

 

 

 

Baca Juga

Ini Isi Puisi Fadli Zon untuk Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, rupanya disambut oleh Wakil Ketua DPR ...