Home / Berita / Catat, Ini Tujuh Sektor Penanaman Modal yang akan Membutuhkan Jutaan Pekerja

Catat, Ini Tujuh Sektor Penanaman Modal yang akan Membutuhkan Jutaan Pekerja

tenaga kerja

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memproyeksikan akan ada jutaan lapangan kerja baru mulai tahun depan hingga beberapa periode mendatang. Dari tujuh sektor prioritas penanaman modal yang ditetapkan BKPM dan pemerintah saja, diperkirakan akan membutuhkan 14,11 juta tenaga kerja.

Kepala BKPM Franky Sibarani menjelaskan, hal itu berdasarkan data izin prinsip yang sudah dikeluarkan lembaganya sepanjang  Semester 1  2015. Di tujuh sektor ini, izin prinsip yang keluar untuk penanaman modal senilai US$ 39,01 miliar.

Rinciannya sebagai berikut:

1. Sektor infrastruktur dengan nilai investasi sekitar US$ 25 miliar : Dalam lima tahun terakhir, investasi US$ 1 juta di sektor infrastruktur rata-rata menyerap 350 orang. Dengan demikian nantinya bakal butuh 8,80 juta tenaga kerja.

2. Sektor pertanian dengan nilai investasi sekitar US$ 4,23 miliar : Dalam lima tahun terakhir, rata-rata penyerapan tenaga kerja untuk investasi US$ 1 juta di sektor pertanian sebanyak 140 orang. Hitung punya hitung, sektor pertanian akan butuh 592.000 tenaga kerja.

3. Sektor maritim dengan investasi US$ 1,12 miliar: Tiap investasi US$ 1 juta di sektor maritim rata-rata menyerap pekerja 75 orang dalam lima tahun terakhir. Dengan demikian, nantinya investor akan butuh 84.000 pekerja

4. Sektor padat Karya dengan investasi US$ 2,73 miliar: Rata-rata penyerapan tenaga kerja setiap investasi US$ 1 juta di sektor padat karya menyerap 936 orang dalam lima tahun terakhir. Jadi, investor akan membuka 2,56 juta pekerjaan.

5. Sektor substitusi impor dengan investasi US$ 3,70 miliar: Lima tahun terakhir, investasi US$ 1 juta di sektor ini menyerap menyerap 169 orang, sehingga kebutuhan pekerja dalam periode mendatang bakal mencapai 626.000 orang.

6. Sektor hilirisasi minyak dan gas (migas) dengan investasi US$ 1,95 miliar: Dalam lima tahun terakhir, setiap investasi US$ 1 juta rata-rata menyerap 173 orang. Jadi, sektor ini akan butuh 337.000 tenaga kerja.

7. Sektor orientasi ekspor dengan investasi US$ 128,20 juta: Dalam lima tahun terakhir, setiap investasi US$ 1 juta di sektor ini rata-rata menyerap 936 orang. Walhasil, nantinya sektor ini akan butuh 1,2 juta orang. Franky menjanjikan, BKPM akan terus memantau pelaksanaan penanaman modal di tujuh sektor prioritas yang telah mendapat izin prinsip tersebut.

BKPM akan membantu mengatasi kesulitan investor agar komitmen investasi itu benar-benar terealisasi, sehingga proyeksi penyerapan tenaga kerja itu menjadi kenyataan.

Sementara, sepanjang Oktober 2014-Juni 2015 BKPM mencatat terjadi realisasi penyerapan tenaga kerja sebanyak 1,15 juta orang. Serapan itu berasal dari realisasi investasi sebesar Rp 380,1 Triliun di seluruh sektor usaha.

Asal tahu saja, izin prinsip merupakan izin dasar bagi investor yang akan tanam modal. Setelah ada izin prinsip, investor harus mengurus berbagai macam izin sebelum mereka mendirikan dan memulai usaha.- kontan/ant

 

Baca Juga

Ingatan Saya Berbeda soal Pelecehan

Jakarta – Lupita Nyong’o menambah daftar bintang yang mengaku pernah menjadi korban pelecehan oleh Harvey ...