Home / Berita / Cegah Radikalisme, Polri Gandeng PBNU

Cegah Radikalisme, Polri Gandeng PBNU

kapolri tito

 

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bekerjasama dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) guna menandatangani nota kesepahaman terkait pencegahan radikalisme dan pemeliharaan keamanan.

“Utamanya kami ingin menyamakan persepsi salah satunya mengenai konflik sosial,” ujar Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, seperti dikutip dari Antara, Kamis (1/9).

Lebih lanjut dikatakan Tito, penanganan sosial tidak bisa dilakukan lembaga namun harus sinergisitas melibatkan pihak berkepentingan lainya termasuk PBNU.

Tito menilai kalau PBNU memiliki jaringan yang besar dan tercatat sebagai pendiri Bangsa Indonesia seperti halnya Polri dan TNI.

Melalui nota kesepahaman tersebut, pemeliharaan keamanan dan antisipasi radikalisme akan dilakukan mulai dari pencegahan dan pemulihan, sedangkan penegakan hukum ditangani Polri.

Tito pun menekankan nota kesepahaman di bawah koordinasi PBNU dalam konsep mencegah konflik sosial yang di luar koridor penegakan hukum.

Sedangkan Ketua PBNU Said Aqil Siradj menambahkan kalau kerjasama antara Polri dan PBNU telah berlangsung lama namun belum secara formal.

“Penandatanganan MoU hanya formalitas karena kerjasamanya telah berjalan lama,” jelas Said.

 

 

Baca Juga

Mekanik Honda Asal Semarang Siap Berkompetisi Safety Riding di Jepang

Semarang – Instruktur safety riding Astra Motor asal Semarang Jawa Tengah, Isagiant Imandra (35), akan ...