Home / Berita / Nasional / CPNS 2013: Awas! Marak Calo PNS

CPNS 2013: Awas! Marak Calo PNS

CPNS 2013
CPNS 2013
Perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) banyak dikotori oleh oknum yang tidak bertanggung jawab (calo) diberbagai daerah di Indonesia, banyak pihak-pihak tertentu yang menjanjikan kursi CPNS kepada masyarakat dengan imbalan uang.

Di Solo contohnya, Munculnya pihak-pihak yang menjanjikan kursi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mendapat sorotan kalangan DPRD Solo.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Solo, Dedy Purnomo mengatakan klaim jaminan diterima CPNS hanyalah upaya pihak-pihak yang tak bertanggungjawab untuk mendapatkan keuntungan di setiap musim rekrutmen CPNS.

“Kalau ada yang mengatakan bisa menjamin diterima sebagai CPNS itu bohong. Secara teknis kan menjadi kewenangan pemerintah pusat,” kata Dedy.

Sementara di Tuban, Jawa Timur. Beberapa guru SD yang berencana mengikuti tes mengaku mendapat tawaran dari seorang calo PNS dengan cara membayar sejumlah uang yang besarnya hingga ratusan juta.

Para guru SD asal Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban mengaku didatangi seseorang yang mengaku anggota DPRD Tuban dan ditawari menjadi PNS.

Untuk upah jerih payahnya, Calo PNS tersebut meminta uang sebesar Rp 100 juta. Oknum anggota DPRD Tuban yang menjadi calo itu berjanji akan memasukan C menjadi PNS bila uang segera diberikan. “Seingat saya dia minta lebih dari 100 juta,” ujar salah satu guru yang tidak mau disebut namanya.

Masyarakat diharap tidak percaya dengan orang yang mengaku bisa memasukkan menjadi PNS. Terlebih dengan imbalan sejumlah uang hingga ratusan juta rupiah yang ujung-ujungnya adalah menipu.

“Jangan mudah percaya dengan modus bisa meloloskan menjadi PNS. Jika ada yang menawarkan jadi PNS secara instan, maka itu adalah penipuan,” kata Nur Hasan, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tuban.

Dia juga menambahkan bahwa dalam perekrutan ini peserta tidak dipungut biaya sepeser pun. Untuk itu dia mengatakan kalau misal ada orang yang meminta uang, maka itu merupakan bentuk penipuan.

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...