Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Curhat Freddy Budiman: Polri Meragukan, Ini Alasannya

Curhat Freddy Budiman: Polri Meragukan, Ini Alasannya

freddy budiman

 

Mabes Polri meragukan kebenaran cerita yang diungkapkan terpidana mati perkara narkoba, Freddy Budiman pada Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar mengatakan keraguannya terhadap pengakuan Freddy kepada Haris yang menyebut adanya bagi-bagi uang kepada aparat penegak hukum.

Menurut Boy, ada sejumlah hal yang terlihat meragukan. Pertama, hasil analisis soal pembicaraan tentang pleidoi Freddy pada tahun 2013 yang menyebutkan ada pejabat TNI, BNN dan Mabes Polri menerima uang dari Freddy Budiman.

“Tim penyelidik kita sudah mengecek langsung pleidoi (nota pembelaan Freddy Budiman) di Pengadilan Negeri Jakarta Barat bahwa di dalam pleidoi itu tidak ada. Pledoinya setebal 20 halaman, tidak ada yang mengkaitkannya dengan curhatan itu,” ujar Boy Rafli di Gedung Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (3/8).

Kemudian Kedua, Boy meragukan pengakuan Freddy pada Haris yang menyatakan pernah ke pabrik narkoba di China.

“Itu sesuatu hal yang mustahil, posisi terpidana, terdakwa bisa dibawa keluar negeri untuk melihat,” kata Boy.

Sehingga dengan dua argumentasi itu, Polri merasa wajar  merasa ragu tentang isi pernyataan Freddy kepada Haris.

“Itu adalah pandangan penilaian kita (Polri) secara proporsional dan objektif tentunya kita ingin melihat berdasarkan fakta. Tidak menambahkan, tidak melebihkan. Jadi Kita menilai ada ucapan-ucapan yang sebenarnya di ragukan kebenarannya,” jelasnya.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...