Home / Berita / Nasional / Dahsyat! Ada yang berani bayar Rp 5 Triliun Agar Menteri Susi mundur jadi Menteri

Dahsyat! Ada yang berani bayar Rp 5 Triliun Agar Menteri Susi mundur jadi Menteri

Menteri-Susi-ingin-kesejahteraan-PNS-Ditingkatkan

Ini kabar benar-benar dahsyat..Di saat ramai silang pendapat reshuffle kabinet, tiba-tiba tersiar kalau ada pihak yang bersedia mengeluarkan uang Rp 5 triliun agar Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mundur sebagai anggota kabinet kerja pemerintahan Jokowi – JK.

Kabar ini berawal ketika perempuan asal Pangandaran, Jawa Barat, itu memasang postingan di akun Twitter resminya @susipudjiastuti sekitar pukul 11.22 WIB.

Namun belum diketahui apakah uang tersebut ditawarkan langsung ke Susi atau ke pihak yang bisa melengserkan Susi.

Kicauan Menteri Susi seperti ini “Saya dapat kabar (ada) Rp 5 triliun untuk saya walk away. Nilai yang sangat banyak. Saya bangga tarif untuk seorang lulusan SMP begitu mahal.”

Di kicauannya tersebut, Susi pun menyertakan icon tersenyum.

Hingga berita ini dibuat sudah ada 296 orang yang me-retweet dan 81 menjadikannya tweet favorit.

Tak lama setelah itu, wanita yang terkenal tegas ini pun mem-posting kicauan tambahan yang isinya masih menanggapi tawaran mundur dengan uang Rp 5 triliun tersebut.

“Tapi nurani dan kebebasan saya tidak mungkin saya jual. Indonesia terlalu hebat untuk ribuan triliun (rupiah). Kehormatan yang membawa saya ke jabatan ini,” katanya.

Tak berapa lama, Menteri Susi menulis lagi kicauannya “If walk away is a part of honour I will do with all honour. But not because I sell my freedom of mind and my PRIDE, I cant life without it.” (Terjemahannya :Jika mundur merupakan bagian dari kehormatan maka saya akan lakukan dengan hormat. Tapi bukan gara-gara saya menjual kebebasan berpikir dan harga diri. Saya tidak bisa hidup tanpa itu),” ujar Susi dalam postingan berikutnya.

Menanggapi kicauannya, dalam sebuah media online Menteri ditanya, kira-kira siapa yang menawarinya?

Menteri Susi menjawab : “Ada Saja.”

 

 

 

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...