Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Dana Sumbangan Masyarakat Untuk Pembangunan Masjid Tolikara Sudah Dapat Rp 1,3 Miliar

Dana Sumbangan Masyarakat Untuk Pembangunan Masjid Tolikara Sudah Dapat Rp 1,3 Miliar

masjid-baitul-muttaqin-di-karubaga-tolikara-yang-dibakar-massa-

Seperti diberitakan pada Jumat (17/7) silam, terjadi aksi pembakaran mushala yang dilakukan sekelompok orang di Karubaga, Kabupaten Tolikara Papua. Aksi tersebut mendapat simpati dari berbagai kalangan. Mereka tergerak hatinya mengumpulkan dana untuk pembangunan kembali bangunan yang rusak.

Ada sejumlah lembaga zakat nasional, seperti Badan Amal Zakat Nasional (Baznas), Forum Zakat, Dompet Dhuafa dan Rumah Zakat mengumpulkan dana untuk program pembangunan fisik dan non fisik di Tolikara.

“Kami baru mengumumkan hari ini tentang penggalangan dana lewat beberapa lembaga zakat nasional yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan masjid, ruko, kios dan rumah tinggal di Tolikara,” ungkap Juru Bicara Komite Umat untuk Tolikara Papua Mustofa B. Nahrawadaya seperti dilansir sebuah media online.

Ditambahkan olehnya, hingga tadi malam dana yang terkumpul untuk sementara sebanyak Rp 1,3 miliar.

Penggalangan dana Tolikara yang bertagline “Damai Tolikara Damai Papua” tersebut adalah salah satu program kerja Komite Umat untuk Tolikara Papua (Komat Tolikara) yang telah terbentuk pada 19 Juli 2015 di Jakarta.

Komite itu sendiri terbentuk setelah terjadi pertemuan besar para tokoh nasional diantaranya Arifin Ilham, Yusuf Mansur, Hidayat Nurwahid, Didin Hafidhudin, Aries Mufti, Muhammad Zaitun Rasmin, serta Bahtiar Nasir sebagai Ketua Harian Komite.

Disamping melakukan penggalangan dana, Komat Tolikara juga akan memberangkatkan tujuh anggota yang tergabung dalam tim pencari fakta (TPF) yang dimaksudkan mencari keabsahan informasi terkait pembakaran masjid di Tolikara.

Tim pencari fakta tersebut dipimpin tokoh dakwah yang sudah memahami latar belakang Papua, yakni Ustad Fadlan Garamatan beserta enam orang lainnya dari berbagai ilmu, antara lain forensik, kriminal dan sosial.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...

3 comments

  1. Zaenal Thengereadik Bcl

    mampir jempol-jempil ahh.. ntar di kirain sombong lagi

  2. Zaenal Thengereadik Bcl

    mampir jempol-jempil ahh.. ntar di kirain sombong lagi