Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Olahraga / Balap / Dani Pedrosa Meminta Rossi Jangan lagi Bicara Keselamatan Pembalap, Apa Maksudnya?

Dani Pedrosa Meminta Rossi Jangan lagi Bicara Keselamatan Pembalap, Apa Maksudnya?

pedrosa sepang8Keselamatan pembalap kembali menjadi pusat perhatian pecinta balapan musim ini, hal ini karena adanya insiden yang terjadi pada duel pembalap tim Movistar Yamaha Valentino Rossi dan pembalap Repsol Honda Marc Marquez di GP Malaysia, Minggu (25/10). Menurut banyak kalangan ini adalah peristiwa terburuk dalam sejarah gelaran MotoGP.

Insiden Rossi dan Marquez sendiri terjadi di lap awal. Pertempuran mereka akhirnya terhenti ketika balapan memasuki lap ketujuh di mana Marquez terjatuh. Tetapi dalam tayangan ulang, Rossi seperti bertindak tidak sportif dengan menutup jalan lawannya sambil melepaskan ‘tendangan’. Sehingga Marquez terjatuh dan memilih kembali ke pit stop.

Insiden tendangan itulah yang akhirnya menjadi pusat perhatian dan ini seperti mengulang peristiwa ketika Marquez tiba di kelas utama MotoGP. Ketika itu Marquez dikenal sebagai ‘pembunuh berdarah dingin’ di dalam lintasan.

Gaya balapnya bahkan sering dikritik oleh pengamat balap dan rider MotoGP, termasuk Rossi. Mereka kompak menilai kalau Marquez gaya balapannya terlalu berbahaya dan membahayakan tidak hanya untuk keselamatan dirinya sendiri tapi juga bisa membahayakan pembalap lainya.

Namun keluhan yang pernah disampaikan Rossi seperti berbanding terbalik dengan perilakunya di Sirkuit Internasional Sepang (SIC), akhir pekan kemarin. Hal Itu sebagaimana disampaikan sang juara GP Malaysia, Dani Pedrosa.

Pedrosa yang tergabung dalam Repsol Honda menuturkan bahwa Rossi selalu berada di posisi paling depan untuk menyuarakan keselamatan pembalap. Bahkan terkadang ia meminta kepada pembalap MotoGP untuk tidak tampil terlalu agresif di lintasan. Namun ucapannya itu justru menjadi boomerang buat dirinya sendiri.

“Valentino selalu menyuarakan tentang keselamatan pembalap dan meminta kita untuk tidak tampil agresif di lintasan balap, karena kecepatan motor cukup berbahaya. Sekarang dia berbicara cukup berbeda. Saya tidak melihat kontradiksi dalam pernyataannya, terutama ketika saya bandingkan dengan komentar sebelumnya,” ujar Pedrosa seperti dilansir Speedweek, Senin (26/10).

Ditambahkan oleh Pedrosa,”Meskipun saya tidak pernah juara dunia, tapi saya mengerti bahwa mahkota juara dunia sudah menggerogoti saraf Valentino. Namun seharusnya mereka bisa menghormati semua pembalap, termasuk Rossi, Jorge, dan Marc. Karena mereka adalah juara dunia.”

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

klasemen-baru-poin-rossi-di-motogp-2016

Klasemen Baru & Poin Rossi di MotoGP 2016

Setelah balapan di Sepang ada perubahan pada poin Rossi, Lorenzo & Marquez pada klasemen MotoGP ...