Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Ibu Kota / Dapat Rapor Merah, Ahok Santai Saja

Dapat Rapor Merah, Ahok Santai Saja

ahok

Bagi masyarakat terutama pelajar, menerima lapor yang angkanya ditulis dengan tinta merah, mungkin akan merasa sedih, marah bahkan murung di rumah. Namun tidak demikian halnya dengan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. Memang sih Ahok, demikian sapaan akrabnya bukan lagi sedang belajar di sekolah, tapi mengibaratkannya seperti itu.

Seperti diketahui, terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD 2014 mendapat rapor merah dari DPRD. Ahok justru menanggapinya dengan santai.

Kamis (23/4) kemarin, ketika hadir dalam sidang paripurna DPRD DKI, Ahok hanya tersenyum saja ketika salah seorang membacakan rapornya.

Menurut mantan Bupati Belitung Timur ini, diibaratkan kalau DPRD sebagai kepsek yang tidak suka kepada muridnya yang tidak menurut.

“Nggak heran, biasa saja. Wong kepala sekolahnya nggak suka sama murid yang nggak nurut, yah gitu deh,” ujarnya pada seorang reporter tv swasta.

Aku kan, sambungnya, murid yang nggak nurut, jadi yah begitu deh. Kalau nurut mah biru (rapor). Jadi yah nggak heran.

Bagi Ahok, bagai seorang kepala sekolah maka DPRD DKI Jakarta berhak memberikan nilai-nilai atas kinerjanya selama ini. Ia juga enggan berkomentar banyak tentang ‘rapor’ itu.

Termasuk pula ketika untuk menilai kinerja DPRD. Sebab dirinya merasa tidak berhak menilai kerja dewan.

“Aku nggak berhak menilai kinerja DPRD. Karena juga sekolah terbagus di DKI lah. Hahaha….,” ucap peraih Bung Hatta Anticorruption Watch ini.

Ahok pun menyatakan rapor merahnya itu belum tentu mengubah kebijakan dan kinerja Pemprov DKI. “Tergantung guru sama ini dianggap muridnya sudah pintar atau nurut apa belum. Namanya juga murid, nggak nurut gimana mau berubah,” ucapnya.

Terpenting bagi dirinya adalah bekerja, menjalankan amanah yang diberikan warga DKI tanpa harus neko-neko.

Di sebuah Koran Ibukota, Ahok mengakui selama di bawah pemerintahannya banyak anggaran yang berhasil dihemat oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ahok curiga mengapa dirinya mendapatkan raport merah karena tidak meloloskan pokok pikiran DPRD DKI. Sehingga, dia dianggap tidak lulus dalam menjalankan pemerintahan.

“Kita lihat ya, pokir mulai menurun dari 2012, 70 persen. Sudah mulai kita kurangi tinggal 40 persen, tapi karena nilainya besar, nah yang terjadi adalah dari silpa Rp 9 triliun, itu 7,1 itu pokir. Jadi ini yang kita tutup. itu pun masih bocor. tapi ya udahlah, makanya gara-gara ini ya raport saya enggak lulus kan,” tuturnya.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ahok-sindir-anies-baswedan-soal-kip

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...