Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Deponering Samad dan BW ditolak oleh Seluruh Fraksi di Komisi III DPR, Ini Alasannya

Deponering Samad dan BW ditolak oleh Seluruh Fraksi di Komisi III DPR, Ini Alasannya

bw dan samad44

 

Wakil Ketua Komisi III DPR Trimedya Panjaitan menegaskan bahwa seluruh fraksi di DPR kompak menolak Jaksa Agung HM Prasetyo berikan deponering terhadap kasus mantan pimpinan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Abraham Samad dan Bambang Widjojanto (BW).

“Kami membaca surat itu dan jaksa agung meminta pandangan sesuai UU Kejaksaan kepada pihak kepolisian dan Mahkamah Agung, serta DPR ini kan sesuatu yang baru ya, saya sendiri juga tadi kaget. Tapi karena diminta resmi, kemudian pimpinan DPR memberikan pada komisi III. Kami menjalaninya memanggil semua Kapoksi dari 10 fraksi ada semua,” kata Trimedya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakart, Kamis (11/2).

Dijelaskan pula olehnya, kasus Samad dan BW berkasnya sudah lengkap. Sehingga dianggap bisa menggangu proses peradilan.

“Hampir semua fraksi menyampaikan bahwa itu dianggap nanti bagian dari intervensi presiden terhadap penegakan hukum. Jadi ada kepentingan soal penegakan hukum,” paparnya.

Deponering merupakan mengesampingkan kasus hukum terhadap seseorang demi kepentingan yang lebih besar. Jaksa Agung yang memiliki kewenangan memberikan deponering terhadap seseorang yang sedang tersangkut masalah hukum.

Menurut Trimedya, pemberian deponering ke Samad dan BW akan berbeda konteks dengan Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah beberapa tahun lalu. Kedua orang itu bisa diberi deponering sebab pada saat itu tengah menjadi pimpinan KPK.

“Sekarang kan pada saat deponering ingin diberikan, Pak BW dan Samad itu tidak dalam posisi menjabat sebagai pimpinan KPK,” jelasnya.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...