Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Regional / Di Boyolali Ada Stupa Peninggalan Abad IX, tapi Terlantar!

Di Boyolali Ada Stupa Peninggalan Abad IX, tapi Terlantar!

Stupa itu mirip yang ada di Borobudur.

Di Boyolali Ada Stupa Peninggalan Abad IX, tapi Terlantar!

Sebuah stupa tergolek tak terawat di tanah kosong yang ditumbuhi semak belukar di Dukuh Kestalan Desa Nepen Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali. Stupa dari batu utuh berdiameter sekitar 1 meter dan ketinggian 1,5 meter itu terbujur miring dengan bagian ujungnya menghadap ke arah barat laut.

Selain ornamen-ornamen sederhana yang melingkar, tidak ada satu pun goresan semacam prasasti yang terukir di stupa yang tampak hijau oleh lumut itu. Menurut Kepala Urusan Keuangan Desa Nepen, Muhtadi coba memberikan keterangan terkait stupa ini.

“Stupa ini sudah ada di sini sejak saya masih kecil” kata Muhtadi seperti yang dilansir Tempo, Kamis 4 Agustus 2016.

Menurut cerita lisan yang turun temurun di Desa Nepen, Muhtadi mengatakan stupa tak berongga itu serpihan dari kereta Raden Sombo yang hancur karena tidak mampu melewati pasukan Harjuna. Namun batu utuh berbentuk lingkaran dengan diameter 1,5 meter dan tebal 0,5 meter itu telah raib sekitar sepuluh tahun silam.

Sekitar 300 meter di timur lokasi tergoleknya stupa tepatnya di kebun milik warga Dukuh Nepen, juga tergolek dua batu utuh dengan cekungan di tengahnya (mirip bagian dasar stupa di Candi Borobudur).

Satu dari dua artefak itu kondisinya lebih mengenaskan dibanding stupa di Dukuh Kestalan. Pasalnya posisi stupa itu terbalik dan menjadi bagian dari pondasi pagar bambu kandang ayam milik warga.

“Tiga bulan lalu, batu-batu itu pernah dikunjungi ahli benda purbakala (Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah). Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut” ungkap Kepala Desa Nepen, Sudirno.

Menurut anggota Tim Museum Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Boyolali, Surojo mengatakan tiga stupa di Desa Nepen itu merupakan peninggalan komunitas Budha dari abad IX.

“Stupa-stupa dari batu utuh itu membuka cakrawala baru di Boyolali yang selama ini banyak ditemukan peninggalan sejarah dari masa Hindu” ungkap Surojo.

Surojo mengatakan hingga kini belum dilakukan penelitian secara mendalam terhadap tiga stupa di Desa Nepen. Maka itu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Boyolali mengusulkan kepada Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah agar segera dilakukan ekskavasi.

“Kemungkinan masih banyak batu-batu sisa candi peninggalan Budha yang terpendam di sana” pungkas Surojo.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ketua-pengadilan-agama-kepergok-di-hotel-lagi

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...