Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Regional / Di Kalimantan Selatan, Jika Pria Ikut KB Dapat Rp 1 Juta

Di Kalimantan Selatan, Jika Pria Ikut KB Dapat Rp 1 Juta

kb kalteng

Biasanya yang mengikuti program Keluarga Berencana (KB) kebanyakan kaum perempuan. Sedangkan kaum lelakinya masih sedikit sekali. Ketidaktahuan atau sebuah kesengajaan, itu yang jadi alasan kaum lelaki tidak ikut KB.

Di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, dilakukan sebuah terobosan unik yang bertujuan untuk menarik warga agar mengikuti program Keluarga Berencana (KB). Disana, kaum pria yang mau menjadi peserta KB melalui Medis Operasi Pria (MOP) akan diberi hadiah Rp 1 Juta.

“Selain digratiskan, peserta KB Pria juga akan diberi insentif sebesar Rp 1 juta sebagai upaya meningkatkan kepesertaan KB di Tabalong,” kata Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera Badan Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana (BP2AKB), Sahlan.

Ditambahkan oleh Sahlan, tindakan kontrasepsi dengan MOP pada pria, akan dilakukan tindakan dengan mengikat dan pemotongan saluran benih agar sperma tidak keluar dari alat kelamin pria.

Pada dasarnya tindakan dengan MOP hanya melakukan sayatan kecil pada bagian kulit kantung buah zakar (scrotum), ketika saluran scrotum sudah diikat maka saat proses pembuahan, kandungan sperma tidak akan keluar secara normal.

Diuraikan oleh Sahlan bahwa ada beberapa keuntungan melakukan vasektomi atau MOP. Di antaranya kontrasepsi lebih efektif mencegah kehamilan, tidak menghilangkan kenikmatan hubungan seksual dan aman dalam proses operasi.

Disamping menggratiskan peserta KB pria, BP2AKB Tabalong juga tidak memungut biaya bagi warga miskin atau masyarakat umum yang ingin memasang kontrasepsi jenis IUD, MOW.

 

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ketua-pengadilan-agama-kepergok-di-hotel-lagi

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...