Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Din Syamsuddin: Insya Allah, Awal Ramadan dan Syawal Tahun ini Tidak Berbeda

Din Syamsuddin: Insya Allah, Awal Ramadan dan Syawal Tahun ini Tidak Berbeda

Awal Ramadan sudah semakin dekat. Diperkirakan, tahun ini awal bulan suci dan Idul Fitri akan sama. Demikian disampaikan Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin.

Menurut Din, sampai tahun 2023 mendatang, penentuan Ramadan diprediksi akan sama. “Yang selama ini selalu berbeda, Insya Allah untuk tahun ini akan sama,” kata Din di SMU 1 Muhammadiyah, Pekanbaru, Senin (18/5/2015).

“Dasarnya karena ketinggian bulan dan derajat bulan di atas wukuf setelah terjadi konjungsi atau ijtimak itu cukup tinggi,” katanya.

Din menyebutkan, belum lama ini Menteri Agama datang ke PP Muhammadiyah berdiskusi dengan majelis tarjih dan meminta penjelasan dari Muhammadiyah bahwa penentuan 1 Ramadan dan 1 Syawal berdasarkan Alquran dan hadist serta ilmu pengetahuan.

“Jadi kira-kira gini loh. Awal bulan hijiriyah itu apakah kita tentukan dengan rukyah bil aini, melihat dengan mata kepala inderawi atau rukyat bil akli atau dengan akal pikiran. Keduanya sama-sama anugerah Allah SWT. Kedua pendekatan itu yang selama ini belum ketemu,” kata Din.

“Saya berpedapat, jika umat Islam mau mengakrabi ilmu pengetahuan dan teknologi, Insya Allah pada waktunya kita akan bersepakat. Seperti halnya kita tidak berbeda pendapat lagi kapan waktu berbuka puasa. Karena kita sudah transfer ilmu pengetahuan berdasarkan gerak yang namanya jam,” kata Din.

Dalam pertemuan dengan Menteri Agama, lanjut Din, ada pikiran dari Kementerian Agama untuk penyatuan kalender Islam. Muhamadiyan dalam hal itu sangat mendukung.

“Yang kita harapakan dalam kalender Islam ini sifatnya tahunan. Seperti 1 Januari sampai 31 Desember. Jadi dari 1 Muharam sampai dengan 30 Zulhijjah. Berarti kalau sudah ada kalender Islam ini tidak perlu lagi ada rapat Isbat saat jelang Ramadan dan Syawal. Ini karena kita sudah jauh hari mengetahui hal itu,” kata Din.

“Kalaupun nantinya tetap akan perbedaan, kiranya umat Islam tidak membesar-besarkan perbedaan itu,” kata Din.

Sumber: detik.com

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...