Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Dipermasalahkan Karena Latarbelakang Bukan Hukum, Ini Penjelasan Johan Budi

Dipermasalahkan Karena Latarbelakang Bukan Hukum, Ini Penjelasan Johan Budi

johan budi

Calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi menegaskan kalau dirinya siap menjadi pimpinan KPK jilid IV termasuk bila terpilih menjadi Ketua. Tetapi ia juga mengaku siap bila memang tak terpilih.

“Saya siap jadi pimpinan KPK. Saya siap dipilih (jadi Ketua KPK), dan siap juga tidak dipilih,” kata Johan ketika uji kelayakan dan kepatutan capim KPK di ruangan Komisi III, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (14/12).

Johan menyerahkan sepenuhnya pada proses di Komisi III DPR. Soal namanya yang sempat dipersoalkan karena bukan berlatar belakang hukum, ia memberikan penjelasan.

Kalau memang hal ini menjadi masalah, semestinya sejak awal saat proses di panitia seleksi (Pansel) capim KPK. Justru, bukan seperti saat menjelang atau ketika uji kelayakan dan kepatutan.

“Nah, persepsinya tentang saya bukan sarjana hukum itu dicoret sejak pansel dong. Harus di awal, ketika saya ikut pansel, pansel yang coret saya,” jelas Budi.

Masalah ini masih terkait dalam Undang-Undang nomor 30/2002 tentang KPK soal syarat capim KPK.

“Anda enggak punya pengalaman 15 tahun bidang hukum yang menurut saya mendefinisikan 15 tahun di bidang hukum, ekonomi. Sekarang persepsi itu ada di Komisi III, komisi III yang memutuskan,” katanya

Di dalam paparannya ketika uji kelayakan, Johan mengungkapkan sinergisitas pencegahan dan penindakan diperlukan dalam pemberantasan korupsi. Contoh yang diajukan Johan terkait penindakan dan pencegahan KPK di sektor sumber daya alam minerba.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...