Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Dokumentasi KAA 1955 diharapkan Menjadi Arsip Dunia

Dokumentasi KAA 1955 diharapkan Menjadi Arsip Dunia

asia affrika

Pada tahun 1955 Kota Bandung sukses menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika. Konferensi yang iikuti oleh 29 negara yang berasal dari kawasan Asia dan Afrika ini, menghasilkan 10 butir hasil kesepakatan bersama yang bernama Dasasila Bandung.

Berbagai kegiatan yang terjadi pada KAA 1955 itu, didokumentasikan dan disimpan. Kini, setelah 60 tahun berlalu, dokumentasi lahirnya Konferensi Asia-Afrika yang digelar di Bandung, Jawa Barat, diajukan kepada Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) sebagai salah satu arsip dunia.

Menurut Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Mustari Irawan,”Kami mencoba untuk mengusulkan arsip KAA sebagai Memory of World di UNESCO. Kami ingin menghidupkan terus ingatan sejarah bangsa-bangsa internasional, supaya masyarakat internasional tahu bangsa Indonesia besar dan mampu menjadi pemersatu negara-negara.”

Bayangkan saja, baru sepuluh tahun Indonesia merdeka, sudah bisa menyelenggarakan event internasional. Padahal negara-negara Asia-Afrika, saat itu masih dianggap terbelakang.

Diceritakan olehnya, kegiatan pengumpulan arsip KAA Asia-Afrika secara khusus mulai dilakukan sejak 2012, sebelum secara resmi didaftarkan sebagai salah satu arsip dunia di UNESCO.

Arsip dokumetasi yang dikumpulkan terdiri dari video, surat-surat, kliping media, serta foto dari berbagai media massa yang meliput jalannya KAA pada 18- 24 April 1955.

Pengajuan dokumentasi KAA Asia-Afrika sebagai arsip dunia itu sendiri, merupakan bagian dari peringatan 60 tahun KAA dan peringatan ke-44 Hari Kearsipan Nasional.

Sementara itu, Politisi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, yang terpilih sebagai Duta Arsip menyatakan bahwa akan mendukung pengajuan dokumentasi Konferensi Asia-Afrika sebagai arsip dunia.

“Kami ingin ada perhatian internasional terhadap arsip KAA. Ini menjadi hal yang penting dalam situasi politik hubungan internasional. Mengingatkan hubungan antarbangsa, bahwa kehendak bisa tercapai tanpa ada intervensi dari mana pun,” ungkap Rieke.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...