Home / Berita / Dunia / Donald Trump Serukan lagi Soal Larangan Muslim Masuk ke AS, Pasca Kejadian Penembakan di klub gay Orlando

Donald Trump Serukan lagi Soal Larangan Muslim Masuk ke AS, Pasca Kejadian Penembakan di klub gay Orlando

415.donald trump66

Persitiwa penembakan massal di sebuah kelab khusus gay di Orlando, Amerika Serikat, mengundang simpati dan komentar dari sejumlah pihak. Salah satunya datang dari bakal calon presiden Donald Trump. Politikus kontroversial itu kembali mengulang seruannya supaya imigrasi melarang sementara setiap orang muslim masuk AS.

Seperti dilansir New York Times, Senin (13/6), Trump meyakini kalau kekerasan oleh imigran beragama Islam di AS adalah sesuatu yang pasti akan terjadi cepat atau lambat. Oleh sebab itu, dia mengkritik rivalnya, Hillary Clinton, yang berencana menambah kuota menampung pengungsi Suriah ke AS kalau seandainya terpilih.

“Saya berulang kali mengatakan kejadian seperti (Orlando) akan terjadi, dan ke depan kejadian seperti ini hanya akan memburuk,” papar Trump.

Lebih lanjut dikatakan, publik agar mendukung agendanya menerapkan pembatasan akses masuk AS terhadap imigran. Trump menuding anak imigran berisiko besar terlibat aksi teror.

Ucapannya ini merujuk pada pelaku penembakan Orlando, Omar Mateen yang merupakan warga kelahiran AS dari orang tua imigran asal Afghanistan.

“Kita tidak akan punya jalan untuk menyaring setiap imigran, bahkan mencegah generasi kedua mereka melakukan tindakan radikal,” terang calon presiden utama dari Partai Republik itu.

Di dalam komentar atas Orlando ini, Trump sekaligus menyindir Hillary sebagai capres yang tidak mau jujur pada kenyataan serta takut menyinggung perasaan umat muslim.

“Hillary seharusnya mundur dari pemilu jika tak kunjung mau mengakui satu hal. Pangkal semua masalah ini adalah Islam radikal,” ujar Trump.

 

 

Baca Juga

Marquez Akui Terlalu Memaksakan Diri di Kualifikasi

Alcaniz – Marc Marquez mengakui dirinya sudah membuat kesalahan hingga mengalami crash di kualifikasi MotoGP ...