Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Edan, Merpati pun Dilatih untuk Menjadi Kurir Narkoba

Edan, Merpati pun Dilatih untuk Menjadi Kurir Narkoba

Merpati dan Kokain yang dibawanya
Merpati dan Kokain yang dibawanya

Ada saja cara para mafia narkoba menyelundupkan heroin ke berbagai tempat yang sulit ditembus.  Salah satunya, melatih merpati untuk  membawa benda haram itu tempat yang dituju. Kasus ini terungkap secara tidak sengaja di penjara La Reforma , San Jose, Costa Rica, pertengahan Agustus ini.

Awalnya, petugas keamanan heran melihat ada merpati yang kerap terbang dan hinggap di salah satu jendela penjara itu. Merpati itu sangat jinak, sebab ketika salah seorang napi mendekatinya,  ia sama sekali tidak menghindar. Sesaat kemudian merpati itu terbang lagi entah ke mana.

Petugas penjara yang  penasaran melihat perilaku burung itu, suatu ketika mendekati merpati itu setelah  terlebih dahulu menunggunya hinggap di jendela yang sama. Petugas itu heran,  sebab merpati tersebut membawa sebuah tas kecil berwarna hitam, sama dengan warna bulu merpati itu.  Tas itu diikatkan di kakinya.

Penasaran, petugas itu lalu mengambil tas tersebut dan membukanya.  Tak disangka, ternyata isi di dalamnya adalah bubuk heroin dan kokain. Sontak, temuan itu membuat heboh aparat keamanan di Kota San Jose.

“Kami percaya burung merpati itu telah dilatih oleh seseorang untuk menyeludup narkoba ke dalam penjara ini,” kata Paul Bertozzi, kepala penjara La Reforma.  Saat ditangkap, merpati itu  membawa  narkoba jenis kokain dan 14 gram heroin.

Kecerdasan merpati menjadi kurir bukan hal baru lagi. Di masa lalu hewan ini kerap difungsikan sebagai  pak pos untuk  mengirim surat ke berbagai tempat. Hal itu dilakukannya setelah melalui proses latihan yang diberikan ahli yang paham dengan perilaku merpati.

Kecerdasan hewan ini  rupanya kembali dimanfaatkan para mafia narkoba di Costa Rica untuk mengantarkan pesanan ke tempat-tempat tertentu. Agar cakap menjalankan perintah yang diminta tuannya, biasanya merpati itu mendapat pelatihan khusus selama 40 hari.

Penggunaan merpati di Costa Rica dikuatirkan sudah lama terjadi, namun baru terungkap setelah temuan di penjara La Reforma itu. Sejak saat itu petugas keamanan di negara itu diminta memperhatikan setiap ada merpati yang terbang, terutama jika burung itu terlihat membawa bungkusan kecil yang diselipkan di kakinya.

Kasus unik ini bukan hal yang aneh bagi penjara La Reforma. Sebelumnya para  mafia narkoba di negara itu pernah menggunakan  kucing dan iguana untuk menyeludupkan heroin ke dalam penjara. – AP

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-280115-750x420-750x420

Anggota Wantimpres : Kesederhaan dari Presiden Jokowi Petut ditiru

  Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidarto Danusubroto mengatakan kalau sikap sederhana Presiden Joko Widodo ...