Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Empat Orang Tewas Akibat Runtuhnya Tebing Pantai Sadranan, di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta

Empat Orang Tewas Akibat Runtuhnya Tebing Pantai Sadranan, di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta

Ditemukan empat orang tewas akibat runtuhnya Tebing Pantai Sadranan, di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, pada Rabu (17/06/2015), sementara dua orang lainnya luka berat.

Satu dari empat orang yang tewas sudah terindentifikasi, yaitu bernama Joko Susanto, warga Magelang. Kepastian tersebut didapat setelah Tim Disaster Victim Identification (DVI) mengindetifikasi korban dan diperkuat dari dokumen pribadi yang ditemukan pada korban.

Sementara tiga korban tewas lainnya yang terdiri dari dua orang perempuan dan seorang lagi laki-laki masih berada di rumah sakit dan sedang dalam proses identifikasi.

Sementara dua orang lainnya yang luka berat adalah Karsiyem dan Ahmad Taufik, keduanya mengalami luka serius sehingga harus menjalani perawatan yang intensif di rumah sakit.

Awal kejadian tersebut adalah ketika seorang saksi mata yang bernama Endah mengatakan saat itu ia bersama keponakannya bermain di tepi pantai. Sementara, suaminya, Joko Susanto beserta dua keponakannya, Ahmad Taufik dan Risa Umami berada di bawah tebing. Seketika itu, ia mendengar suara bergemuruh dan melihat tebing longsor.

“Saya hanya bisa berteriak, karena suami dan keponakan saya berada di bawah reruntuhan,” kata Endah di sekitar lokasi kejadian.

Hal senada diungkapkan pengunjung lainnya, Supoyo. Menurut dia, tebing runtuh secara tiba-tiba. Dia tidak tahu pasti berapa korban di reruntuhan. “Pokoknya banyak, karena saat kejadian banyak wisatawan yang berlindung di tebing itu,” kata Supoyo.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto mengatakan, tim evakuasi terus berusaha mencari korban di bawah reruntuhan. Dia menjelaskan, proses evakuasi mengalami beberapa kendala. Selain reruntuhan batu sangat besar, kondisi air laut juga mulai pasang.

Tebing batu kapur yang mempunyai tinggi 15 meter dan lebar 50 meter, berlubang dibagian bawahnya dan kerap dipakai meneduh oleh wisatawan yang berlibur di Pantai Sadranan.Dan diduga tebing mengalami pelapukan sehingga tidak bisa menopang beban tebing batu itu sendiri.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...