Home / Tekno / Internet / Eropa Pertimbangkan Larang Remaja Di Bawah 16 Tahun Gunakan SosMed

Eropa Pertimbangkan Larang Remaja Di Bawah 16 Tahun Gunakan SosMed

media sosial1

Bullying sebelum adanya internet hanya terbatas di sekolah atau tempat bermain. Tapi dengan adanya teknologi seperti internet, bullying tidak hanya terjadi di sekolah, bahkan saat para remaja pulang ke rumah. Para bully berubah menjadi cyberbully dan bisa menyakiti para remaja di sosial media.

Bahkan dalam kasus-kasus yang ekstrim, para remaja dibully di internet hingga mereka bunuh diri, tapi apa yang bisa kita lakukan tentang hal ini? Sepertinya di Eropa, para pembuat hukum mempertimbangkan untuk melarang anak-anak remaja di bawah 16 tahun menggunakan sosial media kecuali atas seizin orang tua.

Tapi banyak pihak menentang ide ini. Sebuah surat terbuka ditulis oleh para ahli dan organisasi keamanan internet Eropa. Mereka mengatakan jika sosial media sebenarnya bermanfaat bagi anak-anak remaja. “Internet bisa menolong anak memperoleh pertolongan yang mereka butuhkan saat mereka menderita siksaan, tinggal dengan kerabat yang kecanduan obat atau alkohol atau mencari layanan dukungan rahasia dari LGBT,” tulis mereka.

Banyak pengguna Twitter juga menyuarakan keberatan mereka terhadap ide ini, sembari menyebutkan manfaat yang mereka alami berkat sosial media. Misalnya mereka menemukan teman-teman yang sepemikiran atau komunitas yang menolong mereka merasa tidak sendirian.

Baca Juga

Asep Sunandar Terpilih Jadi Google Doodle Hari Ini

  Kalau anda membuka mesin pencari Google hari ini, Sabtu (3/9), bakal menemukan dua tokoh ...