Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Fadli Zon Sarankan Pimpinan KPK datang langsung ke RS Sumber Waras, ini Alasannya

Fadli Zon Sarankan Pimpinan KPK datang langsung ke RS Sumber Waras, ini Alasannya

fadli_zon-1

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyarankan supaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melihat langsung lokasi RS Sumber Waras. Hal ini disarankan Fadli lantaran kesimpulan KPK atas penyidikan kasus pengadaan lahan RS Sumber Waras dinilai tidak memperhatikan fakta di lapangan.

“Saya datang ke Sumber Waras, saya enggak tahu pimpinan KPK apa datang ke Sumber Waras, saya ingin menemani pimpinan KPK datang ke situ, dan anak SD sudah bisa baca kalau itu Sumber Waras bukan ada di Jalan Kyai Tapa. Harusnya KPK melihat itu, karena membeli tanah bukan seperti membeli kacang,” papar Fadli dalam sebuah diskusi di Resto Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (18/6) kemarin.

Menurut Fadli, seharusnya KPK menyimpulkan ada kerugian negara dalam kasus Sumber Waras. Karena BPK dalam mengaudit sudah merujuk pada Perpres nomor 40 tahun 2014 Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum.

Ditambahkan Fadli, apabila KPK menyatukan hasil temuan BPK, pendapat ahli dan analisis fisik tanah di lapangan maka pengungkapan kasus pengadaan RS Sumber Waras tak terkesan janggal.

“Dalam satuan tugas (KPK) dalam Perpres harus melihat luas tanah, kepemilikan tanah, bangunan benda, dan harus membuat peta bidang, kalau itu hanya berdasarkan pada surat, dan seolah-olah tanah itu hanya di Jalan Kyai Tapa, tapi tidak melihat fisiknya, bukan di Jalan Kyai Tapa itu seperti membeli mobil Mercy, tapi fisiknya mobil Kijang,” papar Fadli.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...