Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / FAO : 19,4 Juta Jiwa di Indonesia Masih Alami Kelaparan

FAO : 19,4 Juta Jiwa di Indonesia Masih Alami Kelaparan

fao_h150

Salah satu permasalahan yang dialami negara di penjuru dunia adalah kelaparan. Beruntung, negara-negara di Asia Tenggara mengalami kemajuan luar biasa  untuk mengurangi kelaparan. Selama 25 tahun, jumlah penduduk yang kelaparan berkurang setengahnya.

Walaupun demikian, Perwakilan Food and Agriculture Organization (FAO) di Indonesia Mark Smulders menuturkan bahwa menurut tinjauan yang dikeluarkan FAO tentang Rawan Pangan di Asia dan Pasifik, masih ada 60 juta penduduk di Asia Tenggara yang tidur dengan perut lapar setiap hari. Sepertiga dari jumlah tersebut atau 19,4 juta jiwa tinggal di Indonesia.

Sebagai organisasi pangan dunia, FAO terus berupaya menekan masalah kelaparan yang dialami sejumlah negara.

“Prioritas kami adalah menciptakan Generasi “Zero Hunger” dan pada saat yang sama memastikan penduduk Indonesia terutama anak-anak mendapatkan gizi yang cukup untuk menjalani hidup yang aktif dan sehat,” ungkap Smulders.

Pertumbuhan ekonomi yang cepat dan kebijakan yang tepat, sambungnya, di sektor pangan dan pertanian akan membantu Indonesia mencapai target pengurangan kelaparan MDG-1. Persentase penduduk Indonesia yang kekurangan gizi khususnya balita, ia katakan, turun dari 19,7 persen pada 1990-1992 menjadi hanya 7,6 persen pada 2014-2016..

Smulder melihat, walaupun Indonesia berhasil meningkatkan ketersediaan pangan sumber energi, tapi membuat kemajuan yang lambat dalam mengurangi jumlah penduduk yang kekurangan gizi khususnya balita. Data terkini (2013) memperkirakan pertumbuhan 37 persen balita di Indonesia terhambat. Hal ini menunjukkan masih banyak penduduk yang tidak memiliki akses atas pangan yang bergizi dan beragam.

sementara itu Perwakilan World Food Programme di Indonesia Anthea Webb mengungkapkan,”Keberhasilan Indonesia dalam mengurangi setengah jumlah penduduk yang kelaparan merupakan tanda positif bahwa tujuan pembangunan berkelanjutan untuk menghapus kelaparan dan mencapai ketahanan pangan pada 2030 bisa dicapai.

Kami, sambungnya, bangga bekerja sama dengan Indonesia mewujudkan hari di mana setiap orang makan makanan yang bergizi dan pertanian dilakukan dengan prinsip berkelanjutan.

 

 

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...