Home / Uncategorized / Forum Parlemen Asia-Afrika Akan dipimpin Indonesia

Forum Parlemen Asia-Afrika Akan dipimpin Indonesia

penutupan-konferensi-parlemen-asia-afrika_663_382

Setelah dilaksanakan seharian, akhirnya Konferensi Parlemen Asia-Afrika (KPAA) ditutup langsung oleh Ketua DPR RI Setya Novanto, pada Kamis (23/4). Dalam sambutannya, Novanto berterima kasih atas kehadiran para delegasi dari berbagai negara. Dirinya berharap agar konferensi yang pertama kali diadakan di dunia ini dapat bermanfaat.

“Kita bersama dengan negara-negara selatan-selatan menandatangani deklarasi Forum Parlemen Asia Afrika,” ucapnya di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV DPR RI Senayan Jakarta. Isi deklarasi, lanjutnya, tidak terbatas untuk kemaslahatan rakyat kedua benua namun juga dunia.

Novanto menuturkan, salah satu hal yang membuat deklarasi itu menjadi luar biasa adalah karena Presiden Libya Mohammed Magariaf ikut menandatangani dokumen deklarasi. Presiden Libya juga secara tegas menyetujui keputusan KPAA yang mendukung kemerdekaan Palestina.

Sementara itu Wakil Ketua DPR, Fadli Zon Menjelaskan bahwa sebanyak 31 negara perwakilan parlemen ikut menandatangani deklarasi yang berisi 25 point, dimana ada enam poin penting yang menjadi sorotan.

Menurut Fadli, poin pertama adalah soal memperkuat peran pemerintah dalam kerangka kerja sama negara selatan-selatan, kemakmuran dunia, serta promosi perdamaian. Kedua adalah soal seluruh negara sepakat meneguhkan komitmen Dasasila Bandung dengan semangat solidaritas.

“Seluruh negara sepakat meneguhkan komitmen Dasasila Bandung dengan semangat solidaritas, persahabatan, dan kerja sama sebagai prinsip pokok,” ujarnya.

Point berikutnya atau ketiga adalah peserta konferensi menegaskan komitmen untuk mendukung kemerdekaan Palestina dan kedaulatan wilayahnya sesuai dengan 1967.

Poin selanjutnya peserta konferensi mengutuk keras dan menuntut agar Israel membebaskan tahanan Palestina yang ditangkap semena-mena dan tanpa proses peradilan yang memadai.

Kemudia poin kelima yakni peserta konferensi menegaskan komitmen negara Asia-Afrika untuk terlibat sedini mungkin dalam agenda pembangunan global yang berkelanjutan.

Sedangkan poin terakhir adalah untuk mewujudkan kerja sama antara negara Asia-Afrika ke depan, peserta konferensi akan mendukung pembentukan grup parlemen Asia-Afrika.

Satu hal yang cukup membanggakan buat bangsa adalah pembentukan sekretariat Forum Parlemen Asia-Afrika di Indonesia.

Baca Juga

RDP dengan KPK Diskors, DPR Usul RUU Penyadapan

detikFlash Rapat Dengar Pendapat antara Komisi III DPR RI dan KPK kembali diskors. Rencananya dilanjut ...