Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Ganda Hendra/Ahsan Menatap Juara Dunia, Pebulutangkis China Masih Mendominasi Final

Ganda Hendra/Ahsan Menatap Juara Dunia, Pebulutangkis China Masih Mendominasi Final

hendra-ahsan

Dari empat pemain Indonesia yang melaju ke semifinal kejuaraan dunia Bulutangkis 2015 di Jakarta,  hanya pasangan ganda Hendra/Ahsan yang lolos ke final.  Pada final yang berlangsung Minggu (16/8) hari ini, pasangan rangking ke-3 dunia itu akan berhadapan dengan ganda unggulan kesembilan asal China,   Liu Xiaolong/Qiu Zihan. Sebelumnya kedua pasangan ini sudah bertemu empat kali dengan hasil seri 2- 2.

Melajunya Hendra/Ahsan ke final merupakan pelipur lara bagi tim Indonesia setelah semua pemain andalan kita banyak yang gagal di babak penyisihan. Laju Hendra/Ahsan juga tidak mulus sebab mereka harus berjibaku melawan tim yang tangguh sejak dibabak awal.

Dalam semifinal kemarin, pasangan  Juara Dunia 2013 ini menang dua gim atas unggulan pertama, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong dari Korea  dengan skor yang cukup ketat, 21-17, 21-19.

“Syukur Alhamdulillah kami bisa masuk final. Tadi kami tidak memikirkan untuk final, namun bagaimana mendapatkan satu demi satu poin. Pada pertemuan kali ini, kami tampil nothing to lose, karena Lee/Yoo peringkat satu dunia dan mereka sudah sering menjadi juara,” ujar Ahsan.

“Kami sudah sering bertemu mereka dan sudah mempelajari permainan Lee/Yoo. Kami tak mau melihat rekor pertemuan sebelumnya,” kata Hendra.

Performa Hendra/Ahsan malam ini betul-betul luar biasa. Bahkan ini adalah pertama kalinya Hendra/Ahsan menang dua game langsung dari pasangan rangking satu dunia tersebut. Kemenangan ini sekaligus memperbaiki rekor pertemuan mereka dengan Lee/Yoo menjadi 4-6.

Hendra/Ahsan langsung melesat di game pertama dan tak memberikan kesempatan buat Lee/Yoo melancarkan serangan yang memang menjadi andalan ganda Korea ini. Namun di game kedua, keadaan sempat berbalik dimana Lee/Yoo mengungguli Hendra/Ahsan, 11-9. Pertandingan makin genting saat kedudukan imbang 18-18.

Untungnya Hendra/Ahsan tampil konsisten dan mampu menjaga fokus di saat kritis, sebaliknya, Lee/Yoo tampak panik dan kehilangan kendali. Poin kemenangan Hendra/Ahsan pun dihasilkan dari kesalahan Yoo saat melakukan servis.

”Hendra/Ahsan tampil lebih baik dari kami. Karena sudah sering bertemu, jadi kami sudah bisa membaca permainan masing-masing. Sebagai evaluasi, kami akan memperbaiki permainan net kami,” ujar Lee usai laga.

Pada babak final, Hendra/Ahsan akan ditantang oleh Liu Xiaolong/Qiu Zihan (Tiongkok) yang lolos ke final dengan mengalahkan Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa (Jepang), 21-16, 21-23, 22-20.

“Kami sudah sering juga bertemu Liu/Qiu, namun hingga saat ini belum ada strategi khusus. Kami akan mempelajari video pertandingan saja,” kata Ahsan soal laga final. “Besok kami akan tampil habis-habisan,” pungkas Hendra.

Indonesia sementara memastikan tiga medali perunggu lewat tiga semifinalis yaitu Linda Wenifanetri (tunggal putri), Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari (ganda putri) serta Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (ganda campuran).

Tiga wakil ini gagal di semifinal setelah dikalahkan lawan-lawan mereka. Linda Wenifanteri disingkirkan Siana Nehwal (india) 17-21, 17-21. Greysia/Nitya kalah dari ganda Tiongkok, Tian Qing/Zhao Yunlei 8-21, 16-21. Sementara Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dibenamkan unggulan satu dari Tiongkok, Zhang nan/Zhao Yunlei 22-20, 21-23, 12-21.

China masih tetap mendominasi tempat final dengan menempatkan empat pemainnya. Bahkan untuk   ganda campuran terjadi  All China Final yang mempertemukan  pasangan Liu Cheng/Bao Yixin dan Zhang Nan/Zhang Yunlei. Dua nomor lainnya adalah di tunggal putra Chen Long dan ganda putra Liu/Qiu.

 

Jadwal Final Minggu 16 Agustus

Zhang Nan/Zhao Yunlei [China/1]-Liu Cheng/Bao Yixin [China/4]

Carolina Marin [Spain/1]-Saina Nehwal [India/2]

Chen Long [China/1]-Lee Chong Wei [Malaysia]

Tian Qing/Zhao Yunlei  [China/5]-Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl [Denmark/4]

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan [Indonesia/3]-Liu Xiaolong/Qiu Zihan [China/9]

Below Article Banner Area

Baca Juga

dovizioso-77787

Akhirnya Terkuak…Pembalap ini Mengaku Puas Bisa Raih Kemenangan di Sepang

  Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, sukses menjadi juara dalam balapan di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu ...