Home / Berita / Dunia / Gara-gara Salah Ketik Berita Yang Sebut Presiden Tiongkok Mundur, Jurnalis dibebas tugaskan

Gara-gara Salah Ketik Berita Yang Sebut Presiden Tiongkok Mundur, Jurnalis dibebas tugaskan

Xi Jinping

 

Empat orang jurnalis China dibebastugaskan karena kesalahan pengetikan dalam sebuah pemberitaan, yang malah mengabarkan bahwa Presiden China mundur dari jabatannya.

Seperti dikutip dari South China Morning Post, sebuah laporan pemberitaan yang dipublikasikan pada Jumat (4/12) lalu oleh China News Service terdapat kesalahan.

Di dalam pemberitaan terkait kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Afrika itu, tertulis Xi akan memberikan “pidato”-nya (dalam bahasa Mandarin “zhi ci”).

Tetapi, yang tertulis malah Xi akan mengumumkan “pengunduran diri”-nya (dalam bahasa Mandarin “ci zhi”).

Kesalahan pengetikan itu kemudian dikatakan The Guardian dipublikasikan tanpa perbaikan oleh China News Service.

Bahkan, berita itu dikutip ulang oleh berbagai laman berita lain, yang tampaknya juga tidak menyadari adanya kesalahan pengetikan itu.

Oleh karena itu, akhirnya, dua reporter dan dua editor kantor pemberitaan yang memiliki status resmi untuk pemberitaan kenegaraan itu lalu dibebastugaskan.

Kesalahan pengetikan di media pemberitaan resmi China dikatakan sudah beberapa kali terjadi, termasuk kesalahan pengejaan nama Presiden AS Barack Obama (“Ao Ma Ba”) dalam bahasa Mandarin.

Walau terlihat sepele, kesalahan pengetikan, dikatakan seorang mantan editor sebuah surat kabar China, dapat menimbulkan pemahaman ambigu untuk banyak orang, termasuk pembaca dan pemberitanya.

 

 

 

Baca Juga

Pembuktian Kualitas Tinggi Coutinho

Leicester – Philippe Coutinho bermain impresif saat Liverpool menaklukkan Leicester City. Laga itu bisa dibilang ...