Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Gatot dan Evy akhirnya Resmi Tersangka dan segera Ditahan

Gatot dan Evy akhirnya Resmi Tersangka dan segera Ditahan

Gator Pujo Nugroho dan Evy Susanti
Gator Pujo Nugroho dan Evy Susanti

Jakarta – Setelah menjalani pemeriksaan secara ketat dan marathon, akhirnya KPK mulai Selasa 28 Juli, resmi menyatakan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya Evy Susanti sebagai tersangka. Keduanya dituduh terlibat berperan dalam aksi penyuapan majelis hakim PTUN Medan.

Penetapan status tersangka itu, menurut Plt Wakil Ketua KPK Indriyanto Seno Adji, setelah   melalui hasil ekspose dan rapat pimpinan dengan tim lengkap. “Hasil ekpose progress kasus Operasi Tangkap Tangan hakim TUN, maka KPK per Selasa 28 Juli menerbitkan Sprindik dengan menetapkan Gubernur Sumut Gatot dan istrinya Evy Susanti sebagai tersangka,” ujar Indriyanto.

Penetapan itu, katanya, bukan  melalui proses yang tergesa-gesa. KPK akan memberikan keterangan secara ditail soren ini. “Semua ini berdasarkan pengembangan dan pendalaman dari pemeriksaan saksi-saksi yang ada juga perolehan alat bukti lainnya,” tukas Indriyanto.

Sebelumnya, Gatot dan Evi diperiksa KPK lebih kurang 14 jam kemarin. Usai pemeriksaan. keduanya masih berstatus saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Muhammad Yagari Bhastara Guntur alias Gari.

Namun KPK belum memastikan apakah keduanya ditahan atau tidak.  Dengan status tersangka itu,  maka Gatot bersiap-siap melepaskan jabatannya sebagai Gubernur Sumut.  Posisinya akan diambil alih oleh Wakil Gubernur Sumut Teungku Erry  Nuradi yang nanitnya menjabat sebagai pelaksana Gubernur Sumut.

Sampai pemeriksaan Senin malam  27 Juli, Gatot dan Evy sebenarnya selalu membantu bahwa mereka memberi uang kepada OC kaligis untuk menyuap majelis hakim PTUN Medan.  Evy yang berperan sebagai penghubung Gatot dan OC membenarkan kalau ia pernah menyerahkan uang 15 ribu dollar kepada OC Kaligis, tapi uang itu adalah lawyer fee, bukan untuk menyuap hakim.

“Uang itu dari saya pribadi.  Saya ingin membantu suami saya sebagai gubernur,” kata Evy. Hal sama diakui pula oleh Gatot. Ia mengaku sama sekali tidak tahu menahu soal kasus penyuapan tiga hakim PTUN Medan yang tertangkap tangan pada Kamis 9 Juli lalu.

Namun bantuan mereka sepertinya tidak bisa meyakinkan KPK bahwa keduanya tidak terlibat dalam kasus suap tersebut.  Yagari Bhastara alis Gerry, anak buah OC Kaligis yang tertangkap tangan menyerahkan uang suap 15 ribu dolar Amerika  dan 5 ribu dolar singapura kepada tiga hakim PTUN Medan,   mengakui kalau uang suap itu berasal dari Gatot yang disampaikan oleh Evy.

Pengakuan Gerry ini yang lebih meyakinkan KPK, sehingga Gatot dan Evy tetap dinyatakan sebagai tersangka.  KPK belum bisa memastikan kapan keduanya akan ditahan. “Kita masih melihat waktu,” kata Indriyanto. Tapi sebagaimana tersangka KPK lainnya, hampir pasti Gatot dan Evy akan segera ditahan.

Gatot dan Evy tidak tinggal diam menghadapi penetapan status itu. Melalui pengacaranya Razman Arif Nasution, keduanya sudah merencanakan akan menggugat lewat praperadilan penetapan tersebut.  Saat ini Razman dan tim pengacara Gubernur Sumut sedang menyiapkan draf untuk gugatan praperadilan itu. ***

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...

One comment

  1. Awas Ada Zaenal Prikitiww

    kata bapak tebe.. kalo Video Aneh bikin status harus di kasih komen.. wkwkaabbuuurr..!!!