Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Gatot Minta KPK Tangani Korupsi di Sumut, Adakah Kaitannya dengan Tengku Erry?

Gatot Minta KPK Tangani Korupsi di Sumut, Adakah Kaitannya dengan Tengku Erry?

Gubernur Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi
Gubernur Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi

Sebelum resmi ditahan oleh KPK sejak Senin malam, Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, sebagaimana disampaikan pengacaranya Razman Arif Nasution, sempat berpesan agar sebaiknya dugaan kasus-kasus  korupsi yang ada di Pemerintah Provinsi Sumut ditangani oleh KPK, bukan Kejaksaan Agung.

Kasus korupsi yang dimaksud tidak hanya menyangkut dugaan penyelewengan dana Bantuan Sosial, tapi juga kasus lainnnya, termasuk dugaan penyelewengan dana bantuan daerah bawahan (BDB). Dua kasus ini dianggap merugikan negara hingga ratusan miliar. Keduanya sedang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Sumut.

Penanganan inilah yang diminta Gatot segera diambilalih oleh KPK. “Pak Gatot memang minta agar KPK yang turun memeriksa semua kasus itu, jangan Kejaksaan,” katanya. Permintaan ini agak aneh, sebab selama ini justru KPK lebih ditakuti dari Kejaksaan. KPK sulit diajak bermain mata  sedangkan Kejaksaan masih bermasalah dengan citra.

Lantas apa alasan Gatot meminta KPK yang menangani kasus tersebut?

Razman tidak bisa memberi jawaban pasti. Dia hanya menduga, karena KPK lebih independen ketimbang Kejaksanaan, sehingga investigasinya lebih objektif.

Razman memberi gambaran, Jaksa Agung HM Prasetyo adalah politisi dari Partai Nasdem.  Sementara Wakil Gubernur Sumut Tungku Erry Nuradi adalah Ketua DPD Partai Nasdem Sumut.  Boleh jadi hubungan politik ini membuat penilaian terhadap Tungku Erry menjadi tidak independen.

Razman tidak menyebut kalau Teungku Erri terlibat korupsi di kantor Gubernur Sumut. “Setidaknya kan kasusnya akan lebih jernih kalau ditangani  KPK,” ujarnya.

Bagi jajaran Pemerintahan Provinsi di Sumut, sudah menjadi rahasia umum kalau hubungan Gatot dan wakilnya Tungku Erry  tidak harmonis dalam setahun terakhir ini.  Mereka hanya mesra diawal-awal saja setelah memenangkan Pemilukada pada Juni 2013. Setelah itu, keduanya pecah kongsi.  Kalangan anggota DPR Sumut telah lama mencium gelagat pecah kongsi ini.

Boleh jadi permintaan Gatot agar KPK yang menangani kasus korupsi di Sumut sebagai signal agar Teungku Erri  juga diperiksa. Kalau Kejaksaan Agung yang menangani, bukan tidak mungkin Erry tak tersentuh sebab keduanya sama-sama politisi Nasdem.-Ad

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...