Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bisnis / Bedah Bank / Gawat… Bank Mutiara Pada Q1 Mengalami Kerugian, Kinerja Merosot Drastis

Gawat… Bank Mutiara Pada Q1 Mengalami Kerugian, Kinerja Merosot Drastis

Aktual Post– Pada kuartal I/2015 laba yang diperoleh Bank Mutiara tidak menggembirakan karena mengalami laba minus alias mengalami kerugian sebesar Rp 96,63 miliar, Padahal pada kuartal I/2014 bank sudah mendapatkan laba sebesar Rp 12,11 miliar. Kerugian tersebut disebabkan menurunnya pendapatan bunga bersih sebesar Rp 15,31 miliar, menjadi Rp 9,17 miliar pada kuartal I/2015 dan sebelumnya Rp 24,48 miliar pada posisi sama tahun 2014.

Penyebab kerugian yang dialami pada kuartal I/2015, karena meningkatnya beban Kerugian Penurunan Nilai Asset Keuangan (Impairment) semula hanya Rp 14,88 miliar pada kuartal I/2014 meningkat menjadi Rp 89,19 miliar pada kuartal I/2015. Selain itu beban Kerugian transaksi spot dan derivatif (Realised) semula hanya Rp 11,83 miliar pada kuartal I/2014 meningkat menjadi Rp 45,26 miliar pada kuartal I/2015.

NIM (Net Interest Margin) bank yang mempunyai kantor pusat di Gedung International Financial Center JL. Jendral Sudirman Jakarta  hampir mendekati angka nol, pada kuartal I/2015 hanya sebesar 0,27 % mengalami penurunan dari kuartal I/2014 sebesar 0,65 % saja.

Peningkatan beban impairment ini dipengaruhi oleh masih tingginya NPL (Non Performing Loan) kredit yang diberikan, NPL gross sebesar 12,21 % pada kuartal I/2014 menurun menjadi 11,22 % pada kuartal I/2015. Untuk NPL net mengalami peningkatan sebesar 1,21 % menjadi 4,87 % pada kuartal I/2015 dan pada kuartal I/2014 sebesar 3,66 %.

Disisi lain fasilitas kredit yang diberikan mengalami penurunan sebesar Rp 2,17 triliun atau 21,31 %, menjadi Rp. 8,01 triliun pada kuartal I/2015, sedangkan kauartal I/2014 sebesar Rp 10,18 triliun.

Dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun mencapai Rp 10,19 triliun pada kuartal I/2015, mengalami penurunan Rp 1,02 triliun atau 9,09 % jika dibandingkan posisi sama tahun 2014 sebesar Rp 11,21 triliun. Dana yang dihimpun pada kuartal I/2015 masih didominasi oleh dana mahal yaitu deposito sebesar Rp 9,15 triliun atau 89,79 % dari total dana.

Loan to Deposit Ratio (LDR) masih dalam batas wajar dan mengalami penurunan semula pada kuartal I/2014 sebesar 90,85 %, turun sebesar 12,28 % menjadi 78,57 % pada kuartal I/2015.

Bank Mutiara kepemilikan sahamnya sebagian besar dimiliki oleh J. Trust Co. Ltd yaitu hampir 99,036 % mempunyai total asset sebesar Rp 12,35 triliun, mengalami penurunan sebesar Rp 1,04 triliun atau 7,76 % jika dibanding triwulan I/2014.

Kewajiban Penyedian Modal Minimum (KPMM) atau yang lebih dikenal CAR (Capital Adequacy Ratio) mengalami peningkatan semula pada kuartal I/2014 sebesar 14,06 % namun pada kuartal I/2015 menjadi sebesar 17,08 %.

Tingkat efisiensi yang dinilai dari ratio BOPO mengalami peningkatan yang menandakan efisiensi bank Mutiara mengalami penurunan. BOPO pada triwulan I/2014 sebesar 91,91 % meningkat menjadi 121,22 % pada kaurtal I/2015.

Bank Mutiara adalah transformasi dari Bank Century yang diambil alih oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 2008. Pengambilalihan perseroan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berdasarkan keputusan Komite Stabilitas Sistem Keuangan(KSSK) No. 04/KSSK.03/2008 pada tanggal 21 November 2008 sebagai bagian dari langkah penyelamatan kesehatan ekonomi nasional.

Setelah melakukan perubahan manajemen serta berbagai upaya pemulihan dan penyehatan, bank ini resmi dijual oleh LPS kepada J Trust Co. Ltd. dengan harga Rp4,41 triliun pada tanggal 20 November 2014.

Kondisi keuangan Bank Mutiara tidak cemerlang sesuai mutiara aslinya, bahkan mengalami penurunan setelah adanya perubahan pemegang saham. Kinerja Bank Mutiara akan dipantau terus oleh Tim Bedah Bank Aktual Post.

Below Article Banner Area

Baca Juga

amnesti_pajak889

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...