Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bisnis / Gestun (Gesek Tunai) Kartu Kredit Akan Diberantas oleh Bank Indonesia

Gestun (Gesek Tunai) Kartu Kredit Akan Diberantas oleh Bank Indonesia

Kartu kredit kadang disalahgunakan oleh pemiliknya, Ketika pemilik kartu kredit membutuhkan uang tunai yang mendesak beberapa pemegang kartu kredit melakukan Gestun alias gesek tunai ditempat pedagang atau merchant yang menyediakan EDC (Electronic Data Capture). Transaksi gestun kartu kredit seolah-olah berbelanja di merchant (pedagang), namun yang diperoleh bukan barang melainkan uang tunai.

Bank Indonesia sedang meningkatkan pemberantasan gesek tunai karena berpotensi menimbulkan sejumlah keburukan, diantaranya dapat berakhir menjadi kredit bermasalah karena ketidakmampuan pemilik kartu kredit untuk membayar tagihan, namun malah terus ketagihan menarik dana tunai. Selain itu meningkatkan kredit macet atau non performing loans (NPL) bagi perbankan penerbit kartu kredit dan sangat rentan dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk kegiatan pencucian uang.

Selama ini timbul persepsi yang salah mengenai kartu kredit di masyarakat, tujuan dari kartu kredit sebenarnya untuk alat pembayaran bukan fasilitas kredit dalam bentuk uang tunai.

“Karena sebenarnya uang yang ditarik dari praktik gestun tersebut bukan uang cuma-cuma. Itu adalah utang yang pada akhirnya tetap harus dibayar oleh pemilik kartu kredit,” kata Kepala Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI Eni V Panggabean saat temu media di Kantor Bank Indonesia (BI), Jakarta, Jumat (19/6/2015).

Praktik gestun dilarang Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.11/11/PBI/2009 sebagaimana diubah dengan PBI No.14/2/2012 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK).

Mengingat tindakan gesek tunai yang semakin marak, BI memfasilitasi Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) bersinergi dalam mendorong pemberantasan transaksi gesek tunai.

Hal itu terwujud melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Penutupan Pedagang (Merchant) Penarikan/Gesek Tunai pada 12 Juni 2015 di Bank Indonesia yang dilakukan oleh 23 bank penerbit kartu kredit dan 13 acquirer.

Pedagang (Merchant) adalah penjual barang dan/atau jasa yang menerima pembayaran dari transaksi penggunaan kartu kredit dan/atau kartu debit. Acquirer adalah bank atau lembaga selain bank yang melakukan kerja sama dengan pedagang dan bertanggung jawab atas penyelesaian pembayaran kepada pedagang.

Gesek tunai adalah penarikan dana tunai dengan menggunakan kartu kredit di toko yang menyediakan alat Electronic Data Capture atau disebut merchant.

Kenapa pemilik kartu kredit suka melakukan gestun, alasannya beragam namun yang utama karena kebutuhan akan uang tunai yang mendesak, proses gestun yang mudah dan tersedia disemua daerah serta dengan biaya yang relatif murah seperti belanja biasa.

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...