Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Regional / Go-Jek Buat Kesal Tukang Ojek !

Go-Jek Buat Kesal Tukang Ojek !

Pro dan Kontra tentang keberadaan Go-Jek timbul di banyak kalangan, mulai dari Gubernur DKI yang mendukung atas kinerja GoJek , pertentangan di pihak ORGANDA bahkan sampai ke Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang juga ikut mengeluarkan pendapatnya tentang GoJek.

Di satu sisi GoJek sangat menguntung kalangan masyarakat yang membutuhkan pelayanan antar cepat, baik antar orang ke suatu tempat sampai dengan layanan antar pesanan baik berupa pesanan barang sampai ke makanan namun disisi lain keberadaan Go-Jek merugikan tukang ojek yang mangkal di suatu tempat.

Salah satunya , Karto (50), tukang ojek yang biasa mangkal di seputaran Stasiun Bandung, Jalan Stasiun Barat, Kota Bandung. Dia mengaku kesal dengan Go-Jek yang sudah hadir di Kota Bandung, karena penumpang yang turun dari Stasiun Bandung biasanya meminta diantar atau dijemput oleh ojek dari pangkalan di sekitar stasiun. Namun, sekarang para penumpang tersebut berpindah setelah hadirnya Go-Jek.

“Bayangkan saja, kita sudah nungguin lama, apalagi sedang sepi, tiba-tiba ada penumpang datang (keluar dari stasiun), eh tak tahunya pas ditawarin enggak mau,” keluh Karto saat ditemui di pangkalan ojek Stasiun Bandung, Jalan Stasiun Barat, Bandung, Jawa Barat, Kamis, (25/6/2015).

Menurut Karto, biasanya para penumpang yang baru turun dari kereta selalu menghampiri ojek dan taksi yang mangkal di seputar stasion, namun kini para penumpang yang baru turun dari kereta itu rata-rata kini berdiri dan sibuk dengangadget-nya.

“Kok malah main HP, saya heran awalnya,” katanya.

Awalnya, dia berpikir, para penumpang itu sedang menunggu jemputan keluarganya. Namun, akhirnya Go-Jek yang datang.

Hal tersebut tentu saja menimbulkan kecemburan dengan ojek-ojek yang mangkal di stasiun Bandung, mereka sudah menunggu lami dan antri tetapi malah GoJek yang dapat.

“Jadi, kita ini sistemnya ngantre. Kalau sudah narik, ya sudah dulu, jangan narik penumpang dulu, kasih kesempatan kepada yang belum kebagian narik,” kata Karto.

Sudah saatnya pemerintah memberikan peraturan atau undang-undang tentang keberadaan GoJek ini, apakah mereka termasuk anggkutan umum resmi atau bukan. Karena bagaimanapun juga tukang ojek dan gojek sama-sama dibutuhkan banyak kalangan masyarakat. Sehingga perlu adanya peraturan yang pasti agar tidak timbul masalah serta merugikan pihak lain.

Below Article Banner Area

Baca Juga

ketua-pengadilan-agama-kepergok-di-hotel-lagi

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...