Home / Berita / Nasional / Golkar Gabung ke Pemerintah, Politikus PDIP Yakin Presiden Jokowi Bisa Mengatur Soal Jatah Kursi Menteri

Golkar Gabung ke Pemerintah, Politikus PDIP Yakin Presiden Jokowi Bisa Mengatur Soal Jatah Kursi Menteri

jokowi jk67

Hadirnya Partai Golkar sebagai pendukung Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) diharapkan tidak mengganggu jatah kursi menteri asal partai politik (Parpol) yang sejak awal mendukung Jokowi-JK.

Seperti diketahui parpol yang sejak awal mendukung Jokowi-JK pernah dinamakan sebagai Koalisi Indonesia hebat (KIH), yakni PDIP, Partai Nasdem, Partai Hanura, PKB dan PKPI.

Menurut Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu, tak masalah Partai Golkar mendapatkan jatah kursi menteri nantinya.

“Pun diberi jabatan menteri porsinya tidak mengambil kursi-kursi partai politik yang sudah lebih dulu bergabung‎,” kata Masinton dalam sebuah diskusi di Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (21/5) kemarin.

Presiden Jokowi pun diharapkannya punya cara agar kedatangan Partai Golkar itu tak merusak sistem tatanan koalisi pendukung pemerintah.‎

“Nah ini tentu saya rasa presiden bisa mengatur koalisi itu nantinya. Tentu presiden sudah punya formulanya kursi bagi partai-partai yang sudah dulu bergabung,” imbuhnya.

Sedangkan politikus Partai Golkar yang sekaligus Tim Sukses Setya Novanto, Nurul Arifin menegaskan kalau Partai Golkar tidak dalam posisi meminta jatah kursi menteri ketika mendukung Pemerintahan Jokowi-JK.

 

 

 

 

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...