Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Gubernur Sumut dan Istri Keduanya, serta OC Kaligis Resmi dicekal KPK

Gubernur Sumut dan Istri Keduanya, serta OC Kaligis Resmi dicekal KPK

Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho
Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho

Medan- Kasus penangkapan tiga hakim PTUN Medan dan seorang pngacara dari firma hukum OC Kaligis berbuntut panjang.   Sebagai kelanjutan pengusutan, KPK telah menyatakan cekal kepada sejumlah pejabat penting di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,  antara lain Gubernur Gatot Pujo Nugroho,  Kepala Biro Keuangan Ahmad Fuad Lubis, serta pengacara kondang OC Kaligis.   Bahkan istri kedua Gatot, Evy Susanti masuk dalam daftar cekal tersebut.

KPK berkeyakinan, orang-orang yang dicekal ini punya kaitan dengan kasus suap  yang tertangkap tangan dalam sebuah penggerebekan di salah satu mall di Medan, pada Kamis, 9 Juli lalu. Ketua Hakim PTUN,  Tripeni Irianto Putro, dua hakim anggota, yaitu  Amir Fauzi, dan Dermawan Ginting, panitera PTUN Medan  Syamsur Yuspan,   dan seorang pengacara dari kantor OC Kaligis, Yagari Bhastara Guntur alias Gerry  telah ditahan KPK dalam kasus tersebut sebagai tersangka.

Kelimanya saat ini ditahan di Jakarta  bersama barang bukti berupa uang dalam bentuk dolar Amerika dan dolar Singapura.

Gatot dan OC Kaligis dalam sebuah acara di Medan
Gatot dan OC Kaligis dalam sebuah acara di Medan

KPK memastikan, yang bertindak sebagai pemberi uang saat penggerebekan dilakukan adalah Gerry, pengacara yang menangani kasus Fuad Lubis di PTUN Medan.  Kasus ini itu terkait dengan  sengketa antara Fuad dan Kejaksaan tinggi Sumut yang akan memeriksanya dalam kasus dugaan penyelewengan dana bantuan sosial. Fuad merasa keberatan dengan rencana Kejaksaan itu, dan mengajukan gugatan administrasi ke PTUN Medan.

Dalam putusannya pada 5 Juli,  Majelis hakim PTUN Medan yang dipimpin  Tripeni Irianto Putro, dan dua hakim anggota Amir Fauzi dan Dermawan, memenangkan permohonan tersebut. Mereka menyatakan kejaksaan tidak layak untuk memeriksa Fuad, sebab tindakan itu merupakan penyalahgunaan kewenangan.

Tak disangka, ternyata ada konspirasi dalam putusan itu.  Terbukti, empat hari berselang, pengacara Fuad menyerahkan sejumlah uang kepada ketiga hakim PTUN itu.  Beruntung KPK mencium gelagat mereka setelah melakukan penyadapan beberapa hari sebelumnya. Akhirnya kelima orang itu berhasil ditangkap bersama uang yang akan diberikan.

Sebagai pihak yang menyerahkan uang, sudah pasti Gery menjadi pihak yang paling banyak dicecar pertanyaan oleh tim penyidik KPK.  Gerry lah yang kemudian buka suara tentang asal muasal uang tersebut.  Tak pelak lagi, nama Fuad Lubis selaku pemohon dan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho sebagai atasan Fuad, ikut terseret.   KPK bahkan telah menggerebek ruangan kantor mereka, Sabtu malam lalu.  KPK berkeyakinan, tipis kemungkinan Gubernur Gatot tidak terlibat dalam kasus ini.  Alasan itu yang membuat KPK mencekal Gatot dan Fuad serta OC Kaligis sekali pimpinan Gerry.

Yang menarik istri kedua gatot, Evy Susanti juga terseret dalam peristiwa  ini. Sejauh ini KPK belum menjelaskan bagaimana keterkaitan Susanti dalam kasus korupsi ini.   Wakil Ketua KPK Indriyanto Seno Adji mengatakan, dugaan keterlibatan itu ada. “Nanti kita akan jelaskan semuanya. Mereka yang dicekal ini akan segera kita periksa,” katanya. ***

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...