Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Gubernur Tak Ada, Luhut Marah di Papua!

Gubernur Tak Ada, Luhut Marah di Papua!

“Elok benar kedua pimpinan di provinsi ini, tak ada di tempat. Bagaimana pembangunan mau jalan?” ungkap Menko Luhut Pandjaitan di Jayapura, Kamis 12 Agustus 2016.

Gubernur Tak Ada, Luhut Marah di Papua!

Luhut Binsar Pandjaitan rupanya kecewa dengan tidak adanya dua petinggi Provinsi Papua, Gubernur Lukas Enembe dan wakilnya Klemen Tinal. Padahal ia bersama Menko Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Wiranto sedang berkunjung ke Jayapura ibu kota Provinsi Papua.

Ungkapan kekecewaan Luhut dilontarkan dalam tatap muka dengan tokoh agama, adat, dan masyarakat Papua. Luhut dengan nada kecewa menyebutkan dengan dua pimpinan yang tak ada di tempat ini, bagaimana mengelola dana yang cukup besar di Papua.

“Elok benar kedua pimpinan di provinsi ini, tak ada di tempat, bagaimana pembangunan mau jalan?” ungkap Menko Luhut Pandjaitan di Jayapura, Kamis 12 Agustus 2016.

Di hadapan para undangan dan juga Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson dan Kepala Kejaksaan Agung Australia George Brandish, Luhut menyebutkan bahwa dana yang digelontorkan untuk Papua sekitar 10 miliar dolar dengan perbandingan jumlah penduduk sekitar tiga juta jiwa.

“Mungkin hanya daerah ini saja yang dikunjungi langsung oleh dua menko sekaligus. Saya dan Pak Wiranto berkomitmen agar Papua tak terbelakang” tambah Menko Luhut.

Seperti yang diketahui jika Menko Polhukam Wiranto dan Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan berkunjung ke Papua pada Kamis pagi, 12 Agustus 2016. Dalam kunjungannya itu, kedua menko ini meninjau daerah perbatasan dan bertemu dengan sejumlah tokoh di Papua.

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...