Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Hadir di Sidang UPS, Ini Kesaksian Ahok

Hadir di Sidang UPS, Ini Kesaksian Ahok

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menjadi saksi di persidangan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) pada APBD Perubahan 2014, (Kamis, 4/2/2016).

Ahok SIdang UPS

Dalam keterangannya Ahok mengaku tidak tahu bagaimana pengadaan UPS untuk sejumlah SMA/SMKN bisa masuk ke APBD Perubahan 2014.

“Pengalaman APBD 2013 saya mau beli truk sampah, tapi setelah APBD selesai uang truk sampah hilang semua. Saya tanya kenapa bisa hilang? Tidak ada yang mau ngaku dan tidak tahu kapan dan di mana, akhirnya saya paksakan e-budgeting untuk 2016”

“Pada belum e-budgeting dan 2015 terjadi keributan dengan DPRD, jadi ada dua versi APBD yaitu versi DPRD dan eksekutif. Saya tidak tahu kapan masuknya (anggaran UPS)” kata Ahok.

Ahok sendiri menilai bahwa pengadaan UPS tidak mendesak hingga masuk dalam APBD-P 2014. Menurut dia, yang mendesak itu rehabilitas sekolah yang sudah hancur.

 “Saya juga marah UPS harganya sampai Rp 6 miliar, beli genset saja lebih murah, lebih aman” tambah Ahok.

Menurut Ahok, APBD-P harusnya sesuai dengan Kebijakan Umum APBD Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang selanjutnya dibahas bersama dengan DPRD. Bila sudah disepakati, baru dikirimkan ke Kemendagri sebagai peraturan daerah APBD-P.

“Yang dikirim ke Kemendagri harusnya sudah detail bentuk buku, tapi gubernur tidak mungkin memeriksa buku begitu banyak” tegas Ahok.

Ahok pun mengaku tidak ada catatan dari Kemendagri mengenai APBD-P DKI Jakarta 2014.

“Sepertinya tidak ada catatan Kemendagri tentang UPS, dan itu adalah tugas TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) saya tidak terlalu campur lagi” pungkas Ahok.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...