Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Ibu Kota / Haji Lulung Minta Aktor Utama Korupsi UPS Ditangkap, Tidak Pandang Bulu

Haji Lulung Minta Aktor Utama Korupsi UPS Ditangkap, Tidak Pandang Bulu

Haji-Lulung-Abraham-Lunggana6

 

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana mendukung langkah Bareskrim yang serius mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan UPS pada APBD Perubahan 2014. Pria yang akrab disapa Lulung ini pun tidak mempersoalkan penggeledahan ruang kerja Wakil Ketua DPRD Ferrial Sofyan.

Lulung yang ruanganya berada di samping Ferrial tersontak kaget saat mengetahui penyidik Bareskrim Polri menggeledah tempat kerja Ferria. Walau demikian, pria yang sudah diperiksa sebanyak enam kali di Bareksrim, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan satu kali saksi di sidang Tipikor itu mendukung langkah Bareskrim yang serius untuk mengusut kasus dugaan korupsi UPS.

Bukan itu saja, apabila penyelidikan dua ruangan bekas Ferial Sofyan, Lulung yakin menjadi jalan untuk mengungkap aktor utama dari pihak eksekutif (Pemprov) DKI terkait kasus UPS tersebut.

“Kami dukung supaya ini cepat selesai. Kami minta tidak pandang bulu. Usut tuntas semuanya. Saya yakin semua bisa terungkap,” jelas Lulung di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (3/3).

Ditambahkan oleh Lulung, saat menjadi Wakil Ketua DPRD periode 2009-2014 itu dirinya tidak pernah mengikuti proses pembahasan anggaran. Lantaran ingin paripurna terakhir DPRD periode 2004-2009 perihal APBD Perubahan pada 13 Agustus yang mana harus ditandatanganinya.

Ketika itu Lulung mengaku mencoba menanyakan dokumen tersebut kepada Ketua Komisi E yang dipegang oleh M Firmansyah. Sayangnya, lanjut Lulung, Firman tidak juga memberikan dokumen dan malah tidak masuk pada 10-11-12 Agustus 2014.

Untuk itu, pada paripurna APBD Perubahan 13 agustus 2014, dirinya tidak menghadiri dan menandatanganinya.

“Habis paripurna kan evaluasi dari Kemendagri selama tujuh hari dan dikembalikan ke eksekutif untuk dibahas bersama DPRD. Nah, tiba-tiba pada 21 Oktober saya dirusuh menandatangani pembahasan APBD Perubahan hasil evaluasi. Saya tolak, orang saya enggak tahu apa-apa,” paparnya.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ahok-sindir-anies-baswedan-soal-kip

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...