Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Hakim PTUN Medan yang ditangkap KPK Masih Diperiksa secara Intensif

Hakim PTUN Medan yang ditangkap KPK Masih Diperiksa secara Intensif

KPK

Medan-  Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Medan, Sumatera Urara, pada Kamis, 9 Juli 2015. Informasi tentang nama hakim itu belum disampaikan secara resmi oleh KPK. Jumlah yang ditangkap juga masih simpang siur. Ada yang menyebut satu orang. tapi beredar kabar yang ditingkat sampai tiga orang. Mereka semua adalah hakim yang bertugas di PTUN Medan.

Selain hakim tersebut, KPK juga menangkap seorang pengacara. Mereka ditangkap setelah saat melakukan transkasi uang. Dalam kasus itu, KPK berhasil menyita sejumlah uang dari para tersangka.

Hingga kini, para pihak yang telah ditahan itu masih berada di Medan, dan tengah menjalani pemeriksaan di Markas Kepolisian Sektor Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara.

Operasi tangkap tangan hakim itu diduga terkait suap dalam menangani suatu perkara di PTUN. Namun, belum diketahui pasti perkara yang tengah ditangani. Belum ada konfirmasi resmi dari KPK mengenai kabar operasi tangkap tangan itu.

Seorang sumber yang ditemui Aktualpost menyebutkan kalau  pengacara tersebut  bekerja untuk kantor OC Kaligis. Namun OC Kaligis yang dikonfiormasi wartawan di Jakarta membantahnya. Ia mengaku tidak pernah menyuruh anak buahnya memberi duit ke hakim. Oc Kaligis memang  mengakui pernah beracara di Medan  membela klien dalam urusan sengketa lahan di Pengadilan Tata Usaha Negara. “Tapi itu sudah lama, dan saya menang. Jadi buat apa memberi duit? ujar OC.

Anggota Komisi Yudisial Imam Anshori Saleh juga mengaku sudah mendengar kabar soal penangkapan itu.  Yang lebih mengejutkan, ia mendapat informasi kalau yang ditangkap adalah Ketua PTUN Medan. Namun masih belum bisa diperoleh konfirmasi soal kabar ini. Sumber di KPK mengatakan mereka akan menyampaikan informasi itu secara terbuka ke publik malam atau esok hari.**

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...