Home / Berita / Nasional / Harga Biar Stabil, Jelang Puasa & Lebaran Pemerintah Akan Impor Daging Sapi

Harga Biar Stabil, Jelang Puasa & Lebaran Pemerintah Akan Impor Daging Sapi

140920008DagingSapi

Setelah sebelumnya ada wacana akan mengimpor beras, kali ini pemerintah kembali menggulirkan niat akan mengimpor daging sapi jelang Bulan Ramadhan dan Lebaran. Alasannya karena selama dua bulan tersebut dipastikan supply (ketersediaan) tidak memenuhi kebutuhan untuk tiga provinsi.

Dari data Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kemtan) mencatat tiga provinsi yakni: Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat menjadi provinsi konsumen membutuhkan stock daging sapi selama bulan Ramadhan hingga Lebaran mencapai 49.250 ton. Rinciannya, selama Bulan Ramadhan kebutuhan daging sapi sebesar 24.552 ton dan Lebaran sebesar 24.698 ton.

Sementara stock daging sapi akan diisi oleh delapan provinsi yakni: Lampung, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan. Total selama dua bulan ketersedian daging sapi diperkirakan hanya sebesar 27.760 ton.

Rinciannya, pada selama bulan Ramadhan stock sebesar 6.124 ton dan Lebaran sebesar 20.636 ton. Ini artinya akan ada defisit daging sapi sebesar 21.490 selama hari raya berlangsung.

Rencana melakukan impor daging sapi dipastikan akan menjadi pilihan pemerintah untuk menutupi kekosongan daging sapi di pasar. Berapa besarnya impor yang akan dilakukan belum mau disebut oleh Kementerian Pertanian.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kemtan, Syukur Iwantoro menuturkan bahwa rekomendasi impor bukan berasal dari instansinya. Kami, sambungnya, telah hitung kebutuhannya nanti yang putuskan Kementerian Perdagangan.

Sementara itu Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Partogi Pangaribuan mengatakan impor tersebut langkah pemerintah dalam menstabilkan harga daging sapi jelang bulan puasa. Sapi akan didatangkan atas izin Kementerian Perdagangan. Rencananya keran impor akan dibuka akhir Mei atau menjelang bulan puasa.

Menurut Partogi, sebanyak 250.000 ton daging sapi sudah dikeluarkan izin impornya di bulan April lalu. Izin impor ini dikeluarkan untuk memenuhi kuota impor pada kuartal II tahun 2015.

 

 

 

 

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...