Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Harta Karun di Bawah Laut ditaksir Rp 127 Triliun, Tapi ‘pemain’ Lebih Banyak Asing

Harta Karun di Bawah Laut ditaksir Rp 127 Triliun, Tapi ‘pemain’ Lebih Banyak Asing

610x

Perairan Nusantara ternyata dipenuhi oleh tumpukkan harta karun bernilai sangat tinggi yang berasal dari kapal-kapal kuno yang tenggelam. Lokasinya tidak hanya di satu titik, tapi menyebar di ratusan titik.

Diperkirakan Indonesia punya kekayaan harta karun di bawah laut atau Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) yang cukup besar. Data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), terdapat 464 titik lokasi.

“Potensi BMKT kita luar biasa. Perhitungannya seperti saat pengangkatan di Cirebon (2005) itu laku US$ 30 juta dengan catatan baru sebagian. Kalau dihitung rata-rata satu lokasi saja US$ 15 juta-40 juta atau rata-rata US$ 27,5 juta dikali 464 lokasi, sudah sekitar Rp 127,6 triliun,” ungkap Sekjen Asosiasi Perusahaan Pengangkatan dan Pemanfaatan Benda Berharga Asal Muatan Kapal yang Tenggelam Indonesia (ASPBMKT) Harry Satrio saat berdiskusi di Hotel Ambhara, Blok M, Jaksel.

Ditambahkan olehnnya, mayoritas titik lokasi BMKT di dalam negeri tersebar di Selat Malaka dan Pantai Selatan Jawa. ‎kenapa dua lokasi yang paling banyak?

“Indonesia dikenal jalur sutra dan pada abad ke 5-17 mayoritas perdagangan lewat Selat Malaka. Lalu Pelabuhan Ratu adalah pusat perdagangan para pedagang dari Timur Tengah di abad 14. Itulah potensi tempat kapal tenggelam,” kata Harry.

Namun patut disayangkan, besarnya potensi BMKT di dalam negeri baru sedikit yang bisa dimanfaatkan dan diangkat oleh pengusaha nasional karena berbagai kendala teknis. Selama ini pengangkatan harta karun sudah ada aturannya oleh pemerintah dengan sistem bagi hasil.

“Bisnis harta karun di dunia sangat potensial, tetapi di kita pemainnya sedikit. Perusahaan yang mengajukan survei baru ada di 70 lokasi, yang survei diajukan 40 lokasi sedangkan pengangkatan baru di 15 lokasi. Lelang resmi baru di 2 lokasi ,” jelasnya.

Setelah harta karun diangkat dari dasar laut, ternyata banyak dibeli oleh negara lain. Salah satu yang paling terbaru adalah pengangkatan harta karun kapal Tiongkok dari Dinasti Ming abad 10 di Cirebon oleh perusahaan asal Belgia Cosmic Underwater.

“Jepang, China, dan Timur Tengah paling banyak,” ujar Harry.

Sebenarnya secara umum permintaan harta karun bawah laut seperti keramik dan guci di banyak negara di dunia ‎jumlahnya cukup besar. Mereka mau membeli asalkan barang tersebut legal dan memiliki sertifikat resmi.

“Dubai, China, Hongkong, Eropa, dan AS besar permintaannya, tetapi mereka mau legal seperti adanya catalog, film dokumenternya,” imbuhnya.

Disamping itu, ada alasan mengapa pembeli terbanyak didominasi asing. Karena ternyata menyangkut gengsi dan selera. Di luar negeri, orang belum bisa dikatakan kaya bila tidak memiliki harta karun bernilai sejarah.

“Di luar orang kaya kalau tidak punya keramik tidak bisa dibilang orang kaya. Status sosial beda masing-masing negara,” kata Harry.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...